Medan |Katakabar.com
"Lokasinya berjarak 250 meter dari Masjid Ikhwaniah, acapkali terdengar suara berisik dan perkataan tidak senonoh dari Pos Ambai Coffe, terletak di Jalan Ambai, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, yang tidak mengenal waktu"
Warga Jalan Ambai, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, kini sedang merasa resah dan tidak adalagi rasa nyaman untuk beristirahat. Pasalnya, sebuah kafe bernama Pos Ambai Coffe, kini telah berdiri di kawanan tempat tinggal mereka.
Keberaadaannya dianggap telah meresahkan dan mengganggu ketentraman dan kenyamanan warga serta sama sekali tidak memberi kemaslahatan bagi warga sekitar,
Kritikan warga tersebut sudah disampikan secara resmi keberbagai instansi yang ada di Kota Medan. Seoerti Dinas Pariwisata Kota Medan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara,dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Camat Kecamatan Medan Tembung. dan Lurah Kelurahan Sidorejo Hilir.
Dan sudah ditembuskan ke Walikota Medan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Kapolsek Polsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan serta Ketua MUI Kota Medan. dan BKM Masjid Ikhwaniah.
Kepada Katakabar.com, mantan Anggota Komisi Yudisial RI 2015-2020, Assoc Prof. Dr. Farid Wajdi SH.M.Hum, mengatakan ada 12 poin pengajuan yang kita layangkan terkait keberadaaan Pos Ambai Coffee.
"Pos Ambai Coffe dinilai telah meresahkan warga apalagi keberadaannya tidak jauh dari masjin,"kata Farid yang juga dosen dan Advokat tersebut.
Selain itu dan sangat memprihatinkan, kafe tersebut juga telah dikunjungi pihak yang diduga para pelajar berseragam (SLTP/Sederajat maupun SLTA/Sederajat) lebih kurang mulai pukul 07.30 wib sampai dengan pukul 18.00 wib.
Mirisnya lagi. kata Farid, suara bising dan gitaran tetap berlangsung meskipun beriringan dengan pelaksanaan waktu sholat bahkan termasuk pada waktu pelaksanaan khutbah-sholat Jumat sekali pun.
Bahkan kata Farid, seringkali pengunjung kafe menggunakan kalimat yang tidak sopan dan tidak pantas diucapkan (kalimat tidak senonoh) dengan suara yang kuat sehingga warga sekitar merasa risih atau tidak nyaman lagi dengan situasi yang ada.
Menyikapi adanya keresahan warga tersebut, Kasatpol PP Kota Medan, Rahmad Harahap mengaku akan menindaklanjutinya dan sudah melakukan monitor terkait hal tersebut dengan melakukan koordinasi dengan OPD.
"Kami akan koordinasi dengan OPD, yang terkait perizinan ya, termasuk informasi awal dari unsur kewilayahan dan akan segera kita cek kelokasi ya,"janjinya.
Sementara itu, Camat Medan Tembung, Vianti Dewi Nasution, yang dimintai tanggapannya oleh Katakabar.com, menegaskan akan mempelajari terlebih dahulu surat yang sudah dilayangkan ke Kantor Camat. "Kita pelajari dulu ya,"kata Dewi.
Dekat Masjid, Pos Ambai Coffee Dinilai Resahkan Warga
Diskusi pembaca untuk berita ini