Bengkalis, katakabar.com - Terdapat tujuh lokasi titik Hot Spot diwilayah Bengkalis, salah satunya di kawasan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat. Itu diketahui dari hasil pantauan aplikasi Dashboard Lancang Kuning, pada Rabu (3/3) kemarin.

Hot Spot selalu terjadi kebakaran setiap tahun di Tanjung Kapal. Untuk memadamkannya memerlukan waktu yang tidak sebentar, apalagi saat kemarau ditambah tanah gambut, dan angin utara bertiup kencang.

Sebelumnya di Tanjung Kapal telah terjadi kebakaran hutan. Satu orang pelaku yang mencari madu dengan metode pembakaran dekat sarang madu diamankan.

“Lokasi kebakaran saat ini terletak tidak jauh dari lokasi kebakaran sebelumnya, lahan yang terbakar seluas 6 hektar. Penanggulangan kebakaran hutan padamkan dan pendinginan api sudah memasuki hari keempat melibatkan
Polsek Rupat, Koramil Rupat, BPBD Bengkalis, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api, kata Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan.

“Alhamdulillah, giat penanggulangan Karhutla terasa spesial. Meski dintengah kesibukannya, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi dan Istri tiba di sini, dan beliau tisak segan berbaur dengan petugas di lapangan, memberikan dukungan semangat kepada seluruh Tim Penanggulangan Karhutla di Tanjung Kapal. Bahkan ikut pula padamkan dan mendinginkan api di lokasi kebakaran," cerita AKBP Hendra.

Kami semua berterima kasih dan merasa bangga atas kunjungan beliau dan Ibu yang telah memberikan motivasi kepada anggota di lapangan dan memberikan pelajaran kepada kami selaku Kapolres, dimana menjadi seorang pemimpin harus senantiasa berada di tengah anggota agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas, ujarnya.

Kapolda Riau mengatakan, kagum dengan sosok Danramil, Kapten Infantri Sagino yang memasuki masa pensiun, tetap semangat dalam bekerja memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda Riau ini memberikan bantuan kepada Tim pemadam, dan berpesan agar seluruhnya tetap semangat, seperti yang ditunjukkan Pak Sagino.

“Saya berpesan kepada kalian semuanya, kita patut mencontoh semangat yang ditunjukkan beliau ini, tetap semangat walau sudah diambang masa pensiun. Terus sosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan karena sangat merugikan, dan ada ancaman hukumannya," tegas Irjen Agung