Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi membuka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Kecamatan Rangsang Tahun 2025, di Stadion Selendang Pelangi, Kecamatan Rangsang, Minggu (21/12).
Turnamen sepak bola bergengsi tingkat regional tersebut diikuti sebanyak 80 tim yang berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Kepulauan Meranti, tetapi juga dari luar daerah seperti Batam, Tanjung Balai, Pelalawan, hingga Kerinci.
Di hari pembukaan, pertandingan masih bersifat eksibisi dengan mempertemukan tim Old Star melawan Bank Riau Kepri.
Pembukaan turnamen turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Rangsang, para kepala desa se Kecamatan Rangsang, Ketua dan anggota panitia APDESI Cup III, wasit, serta ratusan masyarakat dan pencinta sepak bola.
Sebagai bentuk dukungan terhadap
pengembangan olahraga daerah, Bupati Asmar menyerahkan bantuan dana sebesar Rp20 juta kepada panitia penyelenggara. Selain itu, Bupati juga memberikan bonus gol pada laga pembuka, masing-masing Rp1,5 juta untuk gol pertama, Rp1 juta untuk gol kedua, dan Rp500 ribu untuk gol ketiga.
Camat Rangsang, Budi Cahyadi, S.IP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) atas terselenggaranya turnamen tersebut.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan prestasi pemuda Rangsang di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
“Kami berharap pemuda Rangsang mampu meningkatkan prestasi dan bersaing di level yang lebih tinggi. Kami juga memohon perhatian pemerintah daerah untuk perbaikan tribun Stadion Selendang Pelangi,” ujarnya.
Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, melalui pelaksanaan turnamen APDESI Cup III.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan sportivitas, persatuan, dan kebersamaan antar daerah. Sepak bola harus menjadi olahraga kebanggaan yang mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti,” jelasnya.
Ia mengingatkan seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, serta meminta wasit dan panitia agar bekerja secara profesional, jujur, dan objektif selama turnamen berlangsung.
Orang Nomor Satu di Tanah Jantan ini, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan Stadion Selendang Pelangi pada 2026 mendatang. Ia meminta Camat Rangsang untuk segera berkoordinasi apabila terdapat kendala anggaran.
“Insya Allah stadion ini akan kita perbaiki tahun depan. Jika anggaran belum tersedia, segera koordinasikan dengan saya, kita akan carikan solusinya,” tegasnya.
Selain itu, ia memaparkan sejumlah rencana strategis pembangunan di Pulau Rangsang, antara lain pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pendirian pabrik kelapa seluas 3.000 hektare, serta pabrik tebu seluas 200 hektare yang direncanakan berlokasi di Penyagun.
Menurutnya, Pulau Rangsang akan didorong menjadi kawasan ekonomi khusus ke depan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan mendukung masuknya investor, seraya menegaskan bahwa lahan masyarakat yang terdampak akan mendapatkan ganti rugi dari pihak perusahaan.
Turnamen APDESI Cup III Kecamatan Rangsang Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga sepak bola sekaligus mempercepat pembangunan dan investasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Buka Open Turnamen Sepak Bola APDESI Cup III Rangsang 2025, Ini Asa H Asmar
Diskusi pembaca untuk berita ini