Medan, katakabar.com - Perjalanan Kentos berakhir. Pria berusia 32 tahun tersebut dibekuk di Jalan Karya, Kota Medan.
Pria bernama asli Arianto Ginting, merupakan buronan kasus pencurian rumah sekolah pada 2023 tahun lalu.
Warga Jalan Karya Gang Keluarga Kecamatan Medan Barat, itupun ditembak kakinya saat proses penangkapan. Polisi menyebut melakukan perlawanan.
Kentos yang disebut merupakan residivis ini ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembongkaran rumah sekolah, 23 Mei 2023, lalu sekitar pukul 06.30 Wib.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang didampingi oleh Kanit Reskrim Iptu Darman Lumban Raja mengonfirmasi peristiwa tersebut saat ditemui wartawan pada, Kamis (12/12/2024).
"Iya, kami berhasil mengamankan tersangka pada hari Minggu, tanggal 8 Desember 2024 lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Tersangka dengan kuat diduga sebagai pelaku tindak pencurian. Saat penangkapan dilakukan, tersangka berhasil ditangkap di Jalan Karya setelah anggota Kanit Reskrim Iptu Darman Lumban Raja dan Panit Reskrim Ipda Alwan Nasuiton mendapat informasi yang cukup," jelasnya.
Meskipun begitu, Kapolsek menambahkan, ketika sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini, tersangka tiba-tiba mencoba melarikan diri dan bahkan melakukan perlawanan terhadap petugas.
Kejadian ini memaksa petugas untuk mengambil langkah tegas namun terukur dengan menembak bagian kaki kiri tersangka.
"Tersangka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Tersangka sendiri merupakan seorang residivis yang telah beberapa kali masuk dan keluar penjara dengan kasus pencurian pada tahun 2014, 2016, 2017, dan 2020,"terang Kapolsek.
Dari pengakuan tersangka, diketahui bahwa laptop yang berhasil dicurinya dijual kepada seseorang dengan inisial B yang saat ini tengah dalam pelarian petugas kami.
"Tersangka juga mengakui bahwa hasil kejahatannya digunakan untuk mendapatkan narkoba dan keperluan sehari-hari," paparnya.
Beraksi 2023, Ditangkap 2024 Polsek Medan Barat Tembak Kentos, Pembongkar Rumah Sekolah
Diskusi pembaca untuk berita ini