Medan, katakabar.com — Perayaan Natal keluarga besar PT Bank Sumut berlangsung khidmat di Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (6/12/2025). 

Dengan tema “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga”, suasana penuh kasih itu menjadi ruang peneguhan semangat pelayanan yang lebih humanis, berintegritas, dan inklusif.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, diwakili Asisten Pemerintahan Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung, menegaskan bahwa nilai kasih dalam Natal harus menjelma menjadi etos kerja tulus dan pelayanan prima. 

“Semangat Natal mengajarkan kasih universal. Bank Sumut harus menghadirkannya dalam layanan dan tindakan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara dihadiri OJK, Bank Indonesia, pimpinan perbankan, jajaran direksi, serta keluarga besar Bank Sumut dari seluruh Sumut. 

Subtema yang diusung menekankan pemulihan, persatuan, dan sinergi untuk memperkokoh integritas pelayanan.

Dalam khotbahnya, Pdt. Andiko Limbong, M.Th., mengingatkan bahwa kasih Tuhan adalah fondasi bekerja dan melayani. Natal, katanya, selalu memanggil manusia kembali pada keikhlasan, empati, dan pengorbanan. Nilai dasar yang melahirkan integritas.

Direktur Kepatuhan Bank Sumut, Eksir, menegaskan bahwa Natal adalah pengingat bahwa pekerjaan pun bagian dari ibadah. “Semangat Natal meneguhkan motivasi kita untuk bekerja keras, saling mendukung, dan menebar kebaikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebagai bank milik masyarakat Sumut, setiap capaian kinerja akan kembali memberi manfaat bagi daerah, baik melalui pendapatan daerah maupun program sosial. “Kasih Tuhan yang kita rayakan hari ini menjadi energi moral untuk melayani siapa pun tanpa sekat,” ujarnya.

Dalam spirit Natal, Bank Sumut menyerahkan bantuan kepada sejumlah panti asuhan serta menyalurkan donasi untuk korban banjir, longsor, dan gempa di berbagai wilayah Sumut. 

Ketua Panitia, Risno Sinaga, menyebut aksi ini sebagai bentuk nyata empati. “Iman harus hadir dalam tindakan,” katanya.

Dengan Sumut yang tengah dilanda berbagai musibah, Bank Sumut menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui bantuan kemanusiaan dan layanan finansial yang inklusif.

Perayaan Natal tahun ini menjadi pengingat bahwa Bank Sumut bukan hanya mesin kinerja, tetapi juga rumah bagi nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan persaudaraan. Semangat inklusivitas.

Lintas agama, suku, ras, dan golongan menjadi fondasi memperkuat kepercayaan masyarakat.

Dengan etos kerja yang ditopang kasih dan ketulusan, Bank Sumut berharap terus tumbuh sebagai lembaga keuangan daerah yang berprestasi, peka sosial, dan menjadi tempat yang menghadirkan rasa kekeluargaan bagi masyarakat Sumatera Utara.*