MEDAN | KATAKABAR
Pengurus Wilayah Nahldatul Wathan (PW NW) Sumut menyatakan puas terhadap kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Sebab Irjen Panca dinilai mampu mengimplementasikan program Polri Presisi dengan baik, sesuai visi misi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan).

Dari beberapa catatan PW NW, keberhasilan Irjen Panca dalam penegakan hukum itu tidak hanya melayani masyarakat saja, melainkan tindakan beliau sangat tegas bagi personil Poldasu yang melanggar disiplin profesi.

Seperti pencopotan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko dari jabatannya yang diduga melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP).

Baru-baru ini praktik perjudian “berkelas” di Kota Medan berhasil di tutup dan menjadikan sebanyak 19 orang tersangka.

Menurut Ketua PW NW Sumut, M. Iqbal Daulay, MA, Kapolda Sumut menciptakan lingkup kerjanya tidak terbatas menjadi administrator dan organizator di kantor saja, melainkan turut bersama bawahan bekerja di lapangan.

Beliau tidak membedakan dirinya dengan bawahan sebagai pengatur lalu lintas disaat traffic light di persimpangan lampu merah Jalan Juanda Medan tidak berfungsi.

Di lain tempat, Jenderal Bintang Dua ini turut mengurai kemacatan panjang arus mudik lebaran kemarin baik di Pematang Siantar, Jalan Lintas Sumut (Jalinsum) Asahan, dan setelah memberikan arahan menerapkan Strategi One Way kepada personel Polres Langkat.

"Beliau ikut mengatur arus balik di persimpangan Jembatan Wampu Stabat.” ujar Iqbal salut.

Didampingi Sekretaris Misnan, M.Pd.I dan Bendahara Selamat HSB, Iqbal mengaku kalau gerak cepat Polda Sumut memberantas maraknya Begal di Kota Medan telah memberikan rasa aman kepada masyarakat yang selama ini sangat resah.

Ditambah bersama Polres Batubara berhasil menangkap dua tersangka yang terlibat kasus pelemparan Bus Sartika yang menyebabkan seorang penumpang tewas.

Maka lanjut Iqbal pantas saja, Etos Institute merilis hasil surveynya tingkat pengetahuan responden terhadap kinerja kepolisian di daerah berada di angka 87 persen adalah Polda Sumut di bandingkan dengan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur.

Hal yang sama dari Indonesian Presidential Studies (IPS) kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menyatakan kepuasan masyarakat menyentuh 83,4 persen.

Oleh karena itu, PW NW Sumut mengusulkan kepada Kapolri Jenderal Pol. Lystio Sigit Prabowo, Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak layak menerima penghargaan atas kinerja yang dilakukannya selama menjabat di Polda Sumut.

Bahkan beliau pantas di lirik Kapolri dan masuk Long List dinaikkan pangkat dan jabatannya di lingkungan institusi Polri.

Tujuannya adalah memberi motivasi kepada pimpinan dan pejabat Polri untuk lebih giat lagi meningkatkan kinerjanya sesuai visi misi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan.