Siak, katakabar.com - Perlin Silitonga sudah merasakan kemudahan mengurus perizinan usaha dan administrasi kependudukan seperti KTP dan KK.

Pria 58 tahun ini pun sempat membandingkan pelayanan publik di Siak dengan daerah asalnya Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

"Saya sudah rasakan, pelayanan publik di Siak sangat bagus. Baru-baru ini saya dari kampung (Deli Serdang,red). Di sana masih berjalan pengutipan-pengutipan (uang) kalau mengurus administrasi," kata warga Kampung Jati Mulya, Kecamatan Kerinci Kanan ini kepada katakabar.com, Senin (4/11).

Menurutnya, pelayanan publik di Siak sangat jauh berbeda dengan Deli Serdang. Sejak Alfedri jadi bupati, tidak ada pengutipan apapun saat mengurus perizinan usaha maupun administrasi kependudukan.

"Sejak Pak Alfedri jadi bupati, tak ada pengutipan, baik mengurus izin usaha maupun mengurus administrasi identitas warga seperti KTP dan KK. Semua gratis dan cepat," ujarnya.

"Terkait izin usaha, baru-baru ini ada juga kawan saya dokter di Medan yang harus mengeluarkan duit Rp12 juta untuk mengurus izin praktek. Sementara, ada kawan juga dokter di Kerinci Kanan ini, sepeser pun tak keluarkan uang untuk mengurus izin yang sama. Artinya pelayanan publik di kita lebih baik dibanding daerah lain," pungkasnya.