Depok, katakabar.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lewat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi meluncurkan program Kewirausahaan Mahasiswa Vokasi Tahun 2020. Program ini sebagai dukungan dan dorongan oleh Kemendikbud RI terhadap kegiatan kewirausahaan bagi mahasiswa di Politeknik dan Perguruan Tinggi penyelenggara Pendidikan Vokasi. Tujuannya, untuk melahirkan wirausahawan-wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif.
Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Beny Bandanadjaja menjelaskan, program ini bagian dari Kampus Merdeka dalam pengembangan wirausaha baru.
"Lewat Kampus Merdeka, Kemendikbud RI mendorong mahasiswa untuk menjadi bangsa yang mandiri dengan memberikan peluang usaha yang berguna bagi mahasiswa sesudah menyelesaikan masa studinya,” ujar Benny saat meluncurkan program di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Depok sempena HUT Kemerdejaan RI ke 75 2020, seperti dikutip dari Situs Resmi Kemendikbud RI.
Tidak cuma menumbuhkan karakter wirausaha mahasiswa vokasi, program ini menumbuhkembangkan wirausaha baru yang kreatif dan inovatif dengan basis teknologi.
“Membantu mahasiswa dalam menentukan keunikan bisnis berbasis teknologi dengan menemukan celah pasar yang tepat untuk meningkatkan peluang keberhasilan bisnis,” jelasnya.
Cerita Benny, sasaran dari program ini mahasiswa Politeknik Negeri atau Perguruan Tinggi Negeri Penyelenggara Pendidikan Vokasi yang masih aktif. Mereka sudah terdaftar pada program pendidikan vokasi dan tercantum pada pangkalan data pendidikan tinggi.
Total mahasiswa yang difasilitasi 900 mahasiswa atau 180 kelompok. Kelompok ini, diharapkan sudah punya bekal kegiatan wirausaha yang sudah dirintis sebelumnya.
Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan pada September hingga November 2020 nanti, sehingga pada Desember, Kemendikbud RI sudah menerima daftar mahasiswa atau kelompok yang mendapatkan bantuan wirausaha.
Mahasiswa atau kelompok yang sudah mengajukan proposal dan terpilih dalam program ini bakal mendapatkan dana bantuan atau modal kisaranRp10 juta hingga Rp40 juta per kelompok. Pemberian modal ini, berharap dapat meningkatkan jumlah mahasiswa vokasi yang melaksanakan kegiatan wirausaha dan tersedianya profil usaha dari mahasiswa vokasi yang menyediakan produk-produk yang siap dipasarkan, tandasnya.
Asa Melahirkan Wirausaha Muda di Kalangan Mahasiswa
Diskusi pembaca untuk berita ini