Rekomendasi Motor Matic Harian, Pilihan Stylish Fitur Modern Mulai Rp20 Jutaan
Jakarta, katakabar.com - Memilih motor matic untuk penggunaan sehari-hari kini tidak hanya soal harga. Banyak pengguna juga mempertimbangkan konsumsi bahan bakar, kenyamanan berkendara, kapasitas bagasi, hingga fitur yang dapat menunjang mobilitas. Tak heran bila motor matic dengan desain menarik sekaligus teknologi modern semakin diminati, baik untuk bekerja, kuliah, maupun aktivitas harian lainnya. Di segmen harga mulai Rp20 jutaan, Yamaha tawarkan beberapa pilihan motor matic dengan karakter yang berbeda. Ada yang mengedepankan desain premium, ada yang tampil lebih ekspresif dengan pilihan warna yang beragam, hingga model yang dirancang untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Lantas, motor mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Berikut rekomendasinya. 1. Yamaha Grand Filano Bagi pengguna yang menginginkan motor matic dengan desain premium sekaligus fitur yang lengkap, Yamaha Grand Filano Hybrid menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Grand Filano mengusung konsep Classy Yamaha dengan desain retro modern yang elegan. Karakternya membuat motor ini cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan ke kantor, kampus, hingga menikmati waktu bersama keluarga atau teman. Dari sisi performa, Grand Filano dibekali teknologi Blue Core Hybrid yang membantu memberikan akselerasi awal lebih halus sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar. Berdasarkan hasil pengujian internal Yamaha menggunakan metode WMTC, konsumsi bahan bakarnya mencapai 60,2 km/liter. Dengan kapasitas tangki 4,4 liter, motor ini secara teoritis mampu menempuh jarak lebih dari 260 kilometer dalam kondisi pengujian. Jarak tempuh aktual tentu dapat berbeda bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, dan beban kendaraan. Keunggulan lainnya adalah bagasi berkapasitas 27 liter, salah satu yang terbesar di kelasnya. Kapasitas ini memudahkan pengguna membawa helm, jas hujan, tas, maupun perlengkapan lainnya tanpa harus menambah aksesori penyimpanan. Grand Filano juga dilengkapi berbagai fitur modern seperti Smart Front Refuel, Smart Key System pada varian tertentu, TFT Sub Display, USB Power Socket, serta konektivitas Y-Connect yang memungkinkan pengguna memantau berbagai informasi kendaraan melalui smartphone. Dengan harga rekomendasi mulai Rp28.665.000 OTR Jakarta, Grand Filano Hybrid menawarkan kombinasi desain premium, efisiensi bahan bakar, fitur modern, dan kepraktisan yang mendukung mobilitas sehari-hari. 2. Yamaha Fazzio Hybrid Bagi pengguna yang ingin tampil lebih ekspresif, Yamaha Fazzio Hybrid menawarkan karakter yang berbeda. Motor ini hadir dengan desain modern yang dipadukan dengan pilihan warna colorful, sehingga mudah disesuaikan dengan gaya maupun kepribadian penggunanya. Yamaha juga secara berkala menghadirkan varian Special Color atau Limited Edition dengan kombinasi warna dan grafis eksklusif bagi pengguna yang ingin tampil lebih berbeda. Fazzio Hybrid juga dibekali teknologi Blue Core Hybrid yang membantu memberikan akselerasi awal lebih halus sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar untuk penggunaan sehari-hari. Dimensi bodinya yang ringkas membuat motor ini lincah saat bermanuver di jalan perkotaan maupun ketika mencari ruang parkir. Dengan harga rekomendasi mulai Rp22.820.000 OTR Jakarta, Fazzio Hybrid menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan motor bergaya modern dengan harga yang tetap terjangkau. 3. Yamaha Gear Ultima Hybrid Jika kebutuhan utama adalah motor yang praktis untuk berbagai aktivitas, Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid layak masuk dalam daftar pilihan. Motor ini menggunakan teknologi Blue Core Hybrid yang membantu memberikan akselerasi awal lebih halus sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar. Dek kaki yang lega, ruang penyimpanan tambahan, serta berbagai fitur fungsional membuat GEAR ULTIMA Hybrid nyaman digunakan untuk bekerja, mengantar keluarga, hingga berbelanja. Dengan harga rekomendasi mulai Rp20.240.000 OTR Jakarta, GEAR ULTIMA Hybrid menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mencari motor matic dengan harga kompetitif dan fitur yang mendukung mobilitas sehari-hari. Cocok untuk: pengguna aktif yang membutuhkan motor serbaguna dengan desain praktis dan fitur fungsional. Mana Paling Cocok untuk Anda? Setiap motor memiliki karakter yang berbeda sehingga pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan dan gaya berkendara masing-masing. Jika mengutamakan tampilan yang ekspresif dengan pilihan warna yang beragam, Yamaha Fazzio Hybrid menjadi pilihan menarik. Sementara itu, Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid cocok bagi pengguna yang membutuhkan motor praktis untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Jika mencari motor yang mampu menghadirkan kombinasi desain premium, konsumsi bahan bakar yang efisien, teknologi hybrid, bagasi besar, serta fitur modern, Yamaha Grand Filano Hybrid menjadi salah satu pilihan yang paling lengkap di jajaran motor matic Yamaha. FAQ Berapa harga motor matic Yamaha mulai Rp20 jutaan? Yamaha menawarkan beberapa pilihan motor matic dengan harga rekomendasi OTR Jakarta mulai dari Rp20.240.000 untuk Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid, Rp22.820.000 untuk Yamaha Fazzio Hybrid, dan Rp28.665.000 untuk Yamaha Grand Filano Hybrid. Motor matic mana yang cocok untuk penggunaan harian? Motor matic yang cocok untuk penggunaan harian sebaiknya memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien, posisi berkendara yang nyaman, kapasitas bagasi yang memadai, serta fitur yang mendukung mobilitas. Pilihan terbaik dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing pengguna. Apa keunggulan Yamaha Grand Filano Hybrid? Yamaha Grand Filano Hybrid menawarkan kombinasi desain classy, teknologi Blue Core Hybrid, konsumsi bahan bakar mencapai 60,2 km/liter berdasarkan metode WMTC, bagasi 27 liter, Smart Front Refuel, TFT Sub Display, dan konektivitas Y-Connect sehingga cocok untuk mendukung mobilitas harian. Apa perbedaan Yamaha Grand Filano Hybrid dan Yamaha Fazzio Hybrid? Grand Filano Hybrid mengedepankan desain premium, kapasitas bagasi yang besar, serta fitur yang lebih lengkap. Sementara itu, Fazzio Hybrid hadir dengan karakter yang lebih ekspresif melalui pilihan warna colorful dan kehadiran varian Special Color atau Limited Edition, sehingga cocok bagi pengguna yang ingin tampil lebih unik.
Panduan Pilih Aplikasi POS Terbaik di Indonesia 2026
Jakarta, katakabar.com - Setiap aplikasi kasir punya keunggulan berbeda. POST tawarkan harga yang transparan dengan fitur QRIS dan mode offline, Moka POS dan Majoo unggul di sisi ekosistem dan fitur, sedangkan Qasir serta Pawoon menjadi alternatif bagi UMKM yang mulai beralih ke sistem digital. Pilih aplikasi POS terbaik bukan hanya soal mencari harga termurah atau fitur terbanyak. Setiap bisnis memiliki kebutuhan operasional yang berbeda, sehingga sistem yang tepat bergantung pada jenis usaha, jumlah outlet, metode pembayaran, hingga rencana ekspansi bisnis. Dengan banyaknya pilihan aplikasi POS di Indonesia, penting untuk membandingkan fitur, harga, dan kemampuan masing-masing sebelum menentukan solusi yang paling sesuai. Panduan ini membahas faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih aplikasi POS, sekaligus membandingkan beberapa aplikasi POS populer di Indonesia seperti POST, Moka POS, Majoo, Qasir, dan Pawoon. Dengan memahami kelebihan setiap solusi, Anda dapat memilih sistem yang paling mendukung operasional bisnis saat ini maupun pertumbuhan di masa depan. Faktor Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Aplikasi POS Sebelum memilih aplikasi POS, pastikan Anda mengevaluasi beberapa aspek berikut: Kelengkapan fitur seperti kasir digital, manajemen inventori, laporan penjualan, dan manajemen pelanggan. - Dukungan berbagai metode pembayaran, termasuk QRIS, kartu debit/kredit, dan dompet digital. - Kemampuan offline agar transaksi tetap berjalan saat koneksi internet terganggu. - Struktur harga yang transparan, baik berbasis outlet maupun paket (tier). - Kemudahan penggunaan sehingga staf baru dapat beradaptasi dengan cepat. - Skalabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan penambahan outlet. - Kualitas layanan pelanggan ketika terjadi kendala operasional. Tidak ada satu aplikasi POS yang paling unggul untuk semua jenis bisnis. Pilihan terbaik adalah aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional dan anggaran bisnis Anda. Perbandingan Aplikasi POS Populer di Indonesia Berikut beberapa aplikasi POS yang banyak digunakan oleh bisnis retail, F&B, dan UMKM di Indonesia. Pilih Aplikasi POS Sesuai Jenis Bisnis Setiap industri memiliki kebutuhan operasional yang berbeda sehingga fitur yang dibutuhkan pun tidak sama. Retail Bisnis retail membutuhkan aplikasi POS dengan manajemen stok yang akurat, barcode scanner, pengelolaan varian produk, serta laporan penjualan yang mudah dipantau. Restoran dan Kafe Bisnis F&B lebih membutuhkan fitur seperti QR menu, manajemen meja, split bill, kitchen order, serta dukungan berbagai metode pembayaran digital. UMKM Untuk usaha yang baru memulai digitalisasi, kemudahan penggunaan, biaya yang terjangkau, dan proses implementasi yang cepat biasanya menjadi prioritas utama. Bisnis Multi-Outlet Jika bisnis memiliki beberapa cabang atau berencana melakukan ekspansi, pertimbangkan aplikasi POS dengan dashboard terpusat serta model harga yang tetap efisien ketika jumlah outlet bertambah. Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Berlangganan Selain membandingkan fitur dan harga, lakukan evaluasi langsung melalui versi demo atau masa uji coba. Pastikan aplikasi mampu mendukung alur operasional bisnis Anda, mulai dari proses transaksi, pengelolaan stok, hingga pelaporan. Beberapa pertanyaan yang dapat membantu proses evaluasi antara lain: - Apakah aplikasi tetap dapat digunakan saat internet terputus? - Apakah mendukung pembayaran QRIS dan metode pembayaran digital lainnya? - Apakah laporan penjualan mudah dipahami? - Seberapa mudah aplikasi digunakan oleh karyawan baru? - Apakah biaya akan meningkat ketika jumlah outlet bertambah? - Bagaimana kualitas layanan pelanggan jika terjadi kendala? Aplikasi POS terbaik adalah aplikasi yang mampu mendukung operasional bisnis secara efisien sekaligus mengikuti pertumbuhan usaha. Moka POS, Majoo, Qasir, Pawoon, dan POST menawarkan keunggulan yang berbeda sehingga pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan masing-masing bisnis. Bagi bisnis retail dan F&B yang membutuhkan aplikasi POS dengan harga transparan, dukungan QRIS, mode offline, serta pengelolaan multi-outlet dalam satu platform, POST menjadi salah satu solusi yang layak dipertimbangkan. Anda dapat mencoba paket gratis atau menjadwalkan demo untuk melihat bagaimana fitur kasir, inventori, laporan real-time, dan pembayaran digital POST membantu operasional bisnis menjadi lebih efisien.
Tigo AI Perkenalkan Matrix v4.0 Dukung Pemasaran Digital di Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus membuka peluang baru dalam industri pemasaran digital. Teknologi ini mulai digunakan tidak hanya untuk menghasilkan konten, tetapi juga untuk membantu proses distribusi, pengelolaan kreator, hingga analisis performa kampanye. Di tengah perkembangan tersebut, Tigo AI memperkenalkan Matrix v4.0 di Indonesia, sebuah sistem pemasaran yang dirancang untuk menghubungkan sejumlah aktivitas pemasaran digital dalam satu platform. Menurut perusahaan, Matrix v4.0 mengintegrasikan produksi materi kreatif, distribusi konten, aktivitas promosi melalui kreator, serta evaluasi data kampanye. Sistem tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan karakter ekosistem digital di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Menghubungkan Beberapa Proses Marketing Dalam aktivitas pemasaran digital, perusahaan biasanya menggunakan berbagai layanan berbeda untuk membuat konten, mencari kreator, menjalankan kampanye, dan melakukan analisis. Kondisi ini dapat membuat proses pemasaran menjadi lebih kompleks, khususnya bagi bisnis yang menjalankan kampanye di beberapa kanal sekaligus. Matrix v4.0 mencoba menyederhanakan proses tersebut dengan menghubungkan sejumlah fungsi dalam satu sistem. Menurut Tigo AI, platform dapat digunakan untuk membantu pembuatan materi pemasaran sekaligus mendukung distribusinya melalui berbagai kanal digital. Beberapa platform yang menjadi fokus antara lain TikTok, Instagram, dan kanal e-commerce seperti Shopee. Indonesia Menjadi Salah Satu Pasar Utama Indonesia memiliki ekosistem media sosial dan e-commerce yang besar sehingga menjadi salah satu pasar penting dalam perkembangan pemasaran digital di Asia Tenggara. Tidak hanya perusahaan berskala besar, UMKM dan pelaku e-commerce juga semakin bergantung pada kanal digital untuk menjangkau konsumen. Tigo AI menyatakan pengembangan Matrix v4.0 diarahkan untuk mengurangi hambatan penggunaan teknologi AI dalam pemasaran. Dengan pendekatan tersebut, solusi AI diharapkan dapat digunakan oleh bisnis dengan skala yang lebih beragam. Ke depan, perusahaan menyebut akan terus mengembangkan fitur seperti produksi konten multibahasa, live streaming virtual, mekanisme anti-fraud, serta pengendalian risiko kampanye. Kedua, Produksi Konten AI dan Jaringan Kreator Mulai Terintegrasi dalam Pemasaran Digital Perkembangan media sosial membuat proses pemasaran semakin bergantung pada kemampuan bisnis dalam menghasilkan dan mendistribusikan konten secara konsisten. Tetapi, produksi materi kreatif dan distribusi konten selama ini sering kali dikelola melalui proses yang berbeda. Perusahaan dapat menggunakan satu penyedia layanan untuk membuat video dan desain, kemudian bekerja sama dengan pihak lain untuk mengelola kreator maupun distribusi konten. Model seperti ini dapat menambah proses komunikasi dan koordinasi dalam sebuah kampanye. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Tigo AI mengembangkan sistem yang menggabungkan produksi materi berbasis AI dengan distribusi melalui jaringan kreator. Dari Produksi hingga Distribusi Dalam sistem yang dikembangkan perusahaan, AI digunakan untuk membantu membuat sejumlah jenis materi pemasaran seperti copy media sosial, poster, dan video pendek. Materi kemudian dapat digunakan di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, Shopee, dan Lazada. Tigo AI menyebut sistemnya mendukung beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Hal tersebut ditujukan untuk membantu bisnis yang menjalankan aktivitas pemasaran di beberapa negara. Setelah materi dibuat, konten dapat diteruskan kepada micro-creator untuk disesuaikan dengan karakter audiens masing-masing. Pendekatan tersebut menghasilkan format seperti review produk, pengalaman penggunaan, maupun konten rekomendasi. Konten Native Semakin Mendapat Perhatian Banyak pengguna media sosial terbiasa menemukan iklan dalam jumlah besar setiap hari. Hal ini membuat brand semakin memperhatikan format konten yang terasa lebih natural dan sesuai dengan karakter platform. Konten native maupun user-generated content menjadi salah satu pendekatan yang digunakan untuk mengurangi kesan komunikasi yang terlalu komersial. Namun, efektivitas strategi tersebut tetap dipengaruhi oleh relevansi kreator, kualitas konten, transparansi hubungan komersial, serta kesesuaian produk dengan audiens. Tigo AI menyebut bahwa seluruh proses tersebut dapat dipantau melalui sistem yang sama, mulai dari produksi materi, distribusi kepada kreator hingga data exposure, engagement, traffic, dan conversion. Platform juga menyatakan telah menerapkan mekanisme verifikasi untuk membantu mengurangi trafik yang tidak valid. Perkembangan ini menunjukkan bahwa industri pemasaran digital mulai bergerak dari penggunaan tools yang berdiri sendiri menuju sistem yang lebih terintegrasi. Ketiga, AI Mulai Mengubah Proses dan Biaya Produksi Materi Periklanan Penggunaan generative AI mulai memberikan perubahan dalam proses produksi materi pemasaran. Jika sebelumnya pembuatan sebuah kampanye membutuhkan keterlibatan copywriter, desainer, editor, tim produksi, hingga fotografer atau videografer, sebagian proses tersebut kini dapat dibantu oleh teknologi AI. Tigo AI menjadi salah satu perusahaan yang mengembangkan teknologi tersebut melalui AI Creative Engine yang digunakan untuk menghasilkan berbagai materi pemasaran. Menurut perusahaan, sistem tersebut dapat menghasilkan materi tertentu dalam waktu yang sangat singkat. Tigo AI mengklaim bahwa pada kondisi tertentu proses generasi materi dapat mencapai sekitar 0,8 detik. Perusahaan juga menyebut penggunaan AI berpotensi mengurangi sebagian biaya produksi dibandingkan model produksi konvensional, meskipun tingkat efisiensi pada praktiknya dapat berbeda tergantung jenis dan kompleksitas materi. Satu Informasi Produk Menjadi Beberapa Konten AI Creative Engine milik Tigo AI menggunakan informasi dasar seperti produk, positioning brand, selling point, dan target audiens sebagai bahan untuk menghasilkan materi. Dari informasi tersebut, sistem dapat membantu menghasilkan poster, naskah video pendek, hingga copy media sosial. Materi kemudian dapat disesuaikan dengan kebutuhan berbagai platform digital. Menurut perusahaan, sistem juga dikembangkan dengan pendekatan lokalisasi agar bahasa dan gaya visual lebih sesuai dengan karakter pasar Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu tantangan penting bagi generative AI. Konten yang secara teknis terlihat baik belum tentu sesuai dengan budaya, kebiasaan komunikasi, maupun preferensi masyarakat di suatu pasar. AI Mempercepat Proses Eksperimen Kreatif Salah satu perubahan yang ditawarkan generative AI adalah kemampuan menghasilkan lebih banyak variasi materi. Bagi advertiser, hal ini memungkinkan proses pengujian ide dilakukan lebih cepat. Bisnis dapat mencoba beberapa versi headline, desain, video, atau konsep komunikasi sebelum menentukan materi yang memberikan respons terbaik. Dengan demikian, peran AI tidak hanya berkaitan dengan efisiensi produksi, tetapi juga dengan kemampuan bisnis melakukan eksperimen kreatif dalam skala lebih besar. Namun, hasil dari teknologi tersebut tetap membutuhkan evaluasi manusia untuk memastikan kualitas, akurasi informasi, identitas brand, serta kesesuaian dengan audiens. Keempat, AI Content Factory Menjadi Pendekatan Baru dalam Produksi Materi Marketing Pertumbuhan e-commerce dan media sosial membuat kebutuhan terhadap materi pemasaran terus meningkat. Satu brand dapat membutuhkan puluhan jenis konten untuk berbagai kebutuhan, mulai dari posting media sosial, promosi produk, video pendek, hingga kampanye penjualan. Kondisi tersebut mendorong berkembangnya konsep AI Content Factory, yaitu sistem yang memanfaatkan AI untuk membantu menghasilkan materi pemasaran secara lebih terstruktur dan dalam jumlah besar. Tigo AI mengembangkan konsep tersebut melalui Smart Content Factory yang mencakup tiga kategori utama: AI copy, AI poster, dan AI short video. Produksi Konten dalam Satu Sistem Dalam sistem tersebut, pengguna memasukkan informasi produk, target konsumen, serta tema pemasaran. AI kemudian mengolah informasi tersebut menjadi beberapa jenis materi. Misalnya, satu informasi produk dapat dikembangkan menjadi caption Instagram, poster promosi, serta video pendek yang digunakan untuk TikTok. Menurut perusahaan, materi juga dapat disesuaikan dengan konteks bahasa dan karakter pasar Indonesia. Pendekatan ini dapat membantu bisnis yang sebelumnya harus menggunakan beberapa software maupun tenaga profesional untuk pekerjaan yang berbeda. UMKM dan Brand Memiliki Kebutuhan Berbeda Jumlah materi yang dibutuhkan setiap perusahaan tidak selalu sama. Brand berskala besar mungkin membutuhkan banyak variasi konten untuk melakukan A/B testing dan menjalankan kampanye dalam skala besar. Sebaliknya, UMKM mungkin hanya membutuhkan beberapa materi setiap minggu untuk menjaga aktivitas media sosial maupun mempromosikan produk tertentu. Karena itu, pemanfaatan AI dalam content production berpotensi memberikan manfaat yang berbeda bagi setiap skala bisnis. Bagi perusahaan besar, AI dapat meningkatkan kapasitas produksi. Sementara bagi bisnis kecil, teknologi tersebut dapat membantu mengurangi hambatan dalam menghasilkan materi pemasaran secara rutin. Perkembangan AI Content Factory menunjukkan bahwa teknologi generatif mulai bergerak dari sekadar alat pembuat gambar atau teks menjadi bagian dari workflow pemasaran perusahaan. Kelima, Platform Marketing Mulai Menawarkan Layanan Berbeda Berdasarkan Skala Bisnis Tidak semua perusahaan memiliki kebutuhan pemasaran yang sama. Brand besar biasanya berfokus pada peningkatan awareness, jangkauan pasar, dan pengelolaan kampanye dalam skala besar. Sementara bisnis yang sedang berkembang lebih sering berorientasi pada peningkatan traffic dan conversion. UMKM memiliki tantangan lain, terutama keterbatasan anggaran, tenaga kerja, dan kemampuan teknis. Perbedaan kebutuhan tersebut mendorong perusahaan marketing technology untuk mengembangkan layanan yang lebih fleksibel. Tigo AI termasuk salah satu platform yang memperkenalkan sistem layanan pemasaran berdasarkan skala bisnis. Brand Besar Untuk perusahaan berskala besar, kebutuhan marketing biasanya mencakup produksi konten dalam volume tinggi, distribusi melalui sejumlah kanal, serta analisis data kampanye. Tigo AI menyediakan kombinasi materi kreatif berbasis AI, jaringan micro-creator, serta data lintas kanal untuk kategori tersebut. Bisnis yang Sedang Berkembang Untuk seller maupun perusahaan yang sedang memperbesar skala bisnis, fokus kampanye dapat lebih diarahkan pada traffic dan conversion. Pada konteks e-commerce, pendekatan tersebut dapat mencakup produksi konten promosi dan distribusi melalui kreator yang diarahkan ke kanal seperti Shopee atau Lazada. UMKM Bagi UMKM, kesederhanaan operasional menjadi salah satu faktor penting. Pelaku usaha kecil umumnya tidak memiliki tim marketing yang terdiri dari desainer, copywriter, social media specialist, dan video editor. Lantaran itu, penggunaan sistem yang mengintegrasikan beberapa pekerjaan dapat mengurangi hambatan awal untuk menjalankan promosi digital. Menurut Tigo AI, pengguna dapat memilih layanan berdasarkan skala usaha, anggaran, dan tujuan kampanye. Model bertingkat seperti ini mencerminkan semakin beragamnya kebutuhan pelaku ekonomi digital Indonesia. Keenam, AI Membuka Alternatif Promosi Digital bagi UMKM dengan Anggaran Terbatas Digitalisasi memberikan banyak peluang bagi UMKM Indonesia, tetapi aktivitas pemasaran online masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku usaha. Membuat konten secara konsisten membutuhkan waktu dan kemampuan tertentu, sedangkan menggunakan jasa profesional dapat meningkatkan biaya operasional. Perkembangan generative AI mulai menawarkan alternatif baru. Teknologi tersebut memungkinkan berbagai aktivitas dasar seperti pembuatan copy, desain promosi, dan video pendek dilakukan dengan proses yang lebih sederhana. Tigo AI menjadi salah satu platform yang menawarkan layanan pemasaran berbasis AI untuk segmen UMKM. Menurut informasi perusahaan, layanan tertentu dapat digunakan dengan anggaran awal mulai sekitar Rp50 ribu, tergantung jenis kampanye dan kebutuhan pengguna. Dari Informasi Produk ke Materi Promosi Dalam sistem yang dikembangkan platform, pemilik usaha memberikan informasi dasar mengenai produk. AI kemudian dapat membantu menghasilkan beberapa jenis materi seperti copy media sosial, poster, dan video pendek. Materi tersebut dapat digunakan untuk akun bisnis atau didistribusikan melalui jaringan micro-creator. Bagi UMKM, pendekatan ini dapat mengurangi kebutuhan memiliki kemampuan desain maupun editing secara mendalam. Memulai dari Skala Kecil Salah satu tantangan dalam pemasaran adalah menentukan seberapa besar anggaran yang perlu dikeluarkan. Bisnis kecil umumnya memiliki toleransi risiko yang lebih rendah dibanding perusahaan besar. Karena itu, kemampuan memulai kampanye dalam skala kecil dapat memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk melakukan eksperimen sebelum meningkatkan investasi. Menurut Tigo AI, pengguna dapat memantau indikator seperti exposure dan engagement untuk mengevaluasi respons kampanye. Data tersebut kemudian dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan strategi berikutnya. Meskipun AI dapat menurunkan sebagian hambatan produksi, keberhasilan pemasaran tetap dipengaruhi oleh kualitas produk, harga, pelayanan, strategi distribusi, kreativitas komunikasi, serta kesesuaian dengan target konsumen. Kerujuh, Review Pengguna dan Micro-Creator Semakin Berperan dalam Strategi E-Commerce Ulasan menjadi salah satu elemen yang diperhatikan konsumen sebelum melakukan pembelian secara online. Selain membaca informasi produk yang disediakan seller, pembeli juga dapat melihat komentar pelanggan, video review, maupun pengalaman pengguna di media sosial. Fenomena tersebut membuat reputasi digital semakin penting dalam persaingan e-commerce. Tigo AI mengembangkan pendekatan pemasaran yang menggabungkan jaringan micro-creator dengan produksi konten berbasis AI. Menurut perusahaan, sistem digunakan untuk membantu seller memperoleh distribusi konten dari pengguna atau kreator yang relevan. Dari Media Sosial ke E-Commerce Dalam model tersebut, kreator dapat membuat konten berupa pengalaman penggunaan, foto produk, ataupun video review yang kemudian dipublikasikan melalui kanal seperti TikTok dan Instagram. Konten tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan konsumen sebelum akhirnya mengunjungi halaman produk di marketplace. Pendekatan semacam ini mencoba menghubungkan social media discovery dengan transaksi e-commerce. Keaslian Tetap Menjadi Faktor Penting Penggunaan review sebagai bagian dari strategi marketing perlu dibedakan dari manipulasi ulasan. Review palsu dapat merugikan konsumen, merusak reputasi brand, dan bertentangan dengan kebijakan sejumlah platform. Tigo AI menyatakan sistemnya memiliki mekanisme verifikasi untuk membantu memastikan aktivitas dilakukan oleh pengguna nyata serta mengurangi risiko trafik yang tidak valid. Menurut perusahaan, platform juga digunakan untuk membantu bisnis memilih kreator berdasarkan kategori produk serta melihat data exposure, engagement, dan traffic. Bagi produk baru, konten dari pengguna dapat membantu meningkatkan percakapan mengenai produk sekaligus memberikan feedback kepada seller. Namun, kredibilitas strategi tersebut tetap bergantung pada transparansi, pengalaman penggunaan yang nyata, serta kebebasan kreator dalam menyampaikan pendapat. Ke depan, perpaduan antara micro-creator, UGC, social commerce, dan e-commerce diperkirakan akan semakin banyak digunakan sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Kedelapan, Tigo Mengembangkan Sistem Produksi Short Drama Berbasis AI dalam Skala Besar Perkembangan artificial intelligence mulai memberikan dampak pada industri produksi video dan konten hiburan. Teknologi generative AI kini dapat digunakan dalam berbagai tahap produksi, mulai dari pengembangan naskah, pembuatan karakter, desain latar, suara, hingga video. Tigo menjadi salah satu platform yang mencoba menerapkan teknologi tersebut dalam produksi serial video pendek atau short drama. Pada Agustus 2026, perusahaan memperkenalkan konsep layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”. Menurut perusahaan, angka tersebut menggambarkan target kapasitas produksi yang dapat dicapai melalui workflow AI yang telah distandardisasi, bukan berarti setiap proyek secara otomatis menghasilkan 100 episode dalam kondisi yang sama. Dari Produksi Berbasis Proyek ke Workflow Terstandardisasi Produksi serial video secara tradisional membutuhkan banyak tenaga kerja. Proses dapat melibatkan penulis naskah, sutradara, pemain, tim kamera, lighting, lokasi, editor, voice-over, hingga tim pascaproduksi. Untuk proyek dengan jumlah episode besar, proses tersebut membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Tigo mencoba menerapkan pendekatan berbeda. Tema dan konsep cerita terlebih dahulu dikembangkan menjadi struktur karakter, dunia cerita, serta format episode. Setelah elemen dasar tersebut ditentukan, AI digunakan untuk membantu mempercepat berbagai bagian produksi. AI Script Generation AI dapat digunakan untuk menyusun struktur cerita berdasarkan genre, audiens, dan kebutuhan platform. Proses tersebut mencakup pengembangan karakter, konflik utama, serta alur setiap episode. AI Character Generation Teknologi generatif digunakan untuk membuat desain karakter dan mempertahankan konsistensi tampilan di berbagai scene dan episode. Konsistensi karakter masih menjadi salah satu tantangan utama dalam produksi video berbasis AI. AI Scene Generation AI memungkinkan pembuat konten menghasilkan berbagai lingkungan tanpa membangun seluruh set secara fisik. Latar tersebut dapat berupa sekolah, rumah, kantor, kawasan perkotaan, dunia historis, maupun lingkungan futuristik. AI Video Generation Visual statis kemudian dapat dikembangkan menjadi rangkaian shot atau video menggunakan teknologi generative video. AI Voice-Over dan Dialogue Teknologi suara sintetis dapat digunakan untuk menghasilkan dialog dalam beberapa bahasa maupun karakter suara yang berbeda. Kemampuan ini membuka kemungkinan lokalisasi konten untuk berbagai negara. AI Subtitle dan Post-Production Sebagian proses subtitle, editing dasar, audio, dan pengolahan visual juga dapat diotomatisasi. Dengan menggabungkan beberapa tahapan tersebut dalam satu workflow, proses produksi yang sebelumnya tersebar ke banyak fungsi dapat dikelola secara lebih terintegrasi. Mengapa Mengejar Skala Produksi? Dalam ekosistem TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan platform video pendek lainnya, konsistensi publikasi menjadi salah satu tantangan utama kreator. Satu konten viral dapat menghasilkan pertumbuhan tinggi dalam waktu singkat, tetapi mempertahankan perhatian audiens membutuhkan produksi konten secara terus-menerus. Menurut Tigo, konsep 100 episode bukan hanya tentang jumlah video. Perusahaan ingin mengembangkan sistem di mana karakter, dunia cerita, dan format produksi dibuat terlebih dahulu sehingga proses berikutnya dapat dilakukan lebih cepat. Pendekatan tersebut juga memungkinkan kreator menguji beberapa genre dan konsep cerita dalam waktu yang relatif singkat. Tidak Hanya untuk Industri Film Tigo menyebut sistem tersebut tidak hanya ditujukan kepada studio film atau perusahaan produksi profesional. Brand dapat menggunakan serial cerita sebagai bagian dari branded content. Produk dapat ditempatkan sebagai bagian dari cerita, bukan hanya muncul dalam format iklan konvensional. Bisnis lokal juga dapat mengembangkan cerita untuk sektor seperti kuliner, kecantikan, pendidikan, maupun pariwisata. Sementara kreator individual dapat menggunakan teknologi tersebut untuk membangun karakter dan intellectual property mereka sendiri. Indonesia Menjadi Pasar Menarik untuk Eksperimen AI Short Drama Indonesia memiliki basis pengguna media sosial yang besar dan aktivitas konsumsi video pendek yang tinggi. Kondisi ini membuat Indonesia menjadi salah satu pasar yang menarik untuk perkembangan format konten baru. Video pendek, live streaming, social commerce, e-commerce, dan storytelling juga semakin saling terhubung. Menurut Tigo, perkembangan tersebut berpotensi membuat short drama tidak hanya berfungsi sebagai konten hiburan tetapi juga sebagai salah satu format komunikasi pemasaran. Alih-alih hanya membuat satu iklan, sebuah brand dapat membangun rangkaian cerita yang terus diikuti pengguna. Meski demikian, peningkatan kapasitas produksi tidak otomatis menjamin keberhasilan sebuah konten. Kualitas cerita, konsistensi karakter, kreativitas, relevansi budaya, serta kemampuan memahami audiens tetap menjadi faktor penting. Perkembangan AI kemungkinan akan membuat proses produksi menjadi semakin mudah diakses. Namun, persaingan selanjutnya bukan hanya mengenai siapa yang mampu menghasilkan lebih banyak video, melainkan siapa yang mampu menghasilkan cerita yang relevan dan cukup menarik untuk terus diikuti audiens.
Satukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Tunggu Rekap Manual dari Daerah
Jakarta, katakabar.com - Kelola laporan dari puluhan cabang secara terpusat tanpa menunggu proses rekap manual dari masing masing daerah. Data yang terintegrasi membantu mempercepat pelaporan, meningkatkan akurasi, dan memudahkan manajemen mengambil keputusan. Tanggal sepuluh sudah lewat, tetapi laba bulan lalu belum diketahui. Kantor pusat masih menunggu berkas dari beberapa cabang di daerah. Setiap cabang mengirim format berbeda, sebagian bahkan lewat foto dokumen. Menyatukan laporan puluhan cabang akhirnya menjadi pekerjaan bulanan yang melelahkan. Masalahnya bukan sekadar lelah. Keputusan harga dan pembelian diambil memakai angka berumur tiga minggu. Revisi kecil dari satu cabang bisa mengubah seluruh laporan gabungan. Auditor pun kesulitan menelusuri asal angka saat pemeriksaan berlangsung. Akar persoalannya ada pada cara data dikumpulkan, bukan pada tim keuangan. Selama pencatatan berjalan terpisah, rekap manual akan selalu dibutuhkan. Karena itu, jasa pembuatan ERP sebaiknya dimulai dari penyeragaman struktur akun. Tanpa itu, laporan gabungan hanya memindahkan kekacauan ke tempat lain. Rekap Manual Membuat Angka Selalu Ketinggalan Rekap manual membuat laporan puluhan cabang selalu tertinggal dari kebutuhan. Semakin banyak lokasi, semakin panjang antrean berkas yang harus diperiksa. Waktu tim keuangan pun habis untuk menyalin, bukan menganalisis. Padahal, analisis itulah yang sebenarnya ditunggu manajemen. Tanda Proses Sudah Terlalu Berat Beberapa kondisi berikut biasanya muncul lebih dulu: ● Tutup buku bulanan selesai lebih dari dua minggu setelah periode. ● Nama akun yang sama ditulis berbeda di tiap cabang. ● Satu transaksi antar cabang tercatat dua kali di laporan gabungan. ● Revisi angka dikirim lewat pesan singkat, bukan lewat sistem. Kondisi tersebut sering dianggap wajar bagi perusahaan yang sedang tumbuh. Namun, risikonya membesar seiring bertambahnya jumlah lokasi. Fondasi Satukan Laporan Puluhan Cabang Konsolidasi yang rapi selalu dimulai dari struktur, bukan dari laporan. Seluruh cabang sebaiknya memakai satu bagan akun yang sama. Perbedaan lokasi cukup ditandai lewat kode analitik, bukan lewat akun baru. Cara ini membuat laporan dapat dipecah per cabang tanpa mengubah struktur. Transaksi Antar Cabang Sering Kacau Pengiriman barang antar cabang kerap tercatat sebagai penjualan biasa. Akibatnya, omzet gabungan terlihat lebih besar daripada kenyataan. Transaksi semacam itu perlu ditandai agar bisa dieliminasi otomatis. Tanpa penandaan, koreksinya harus dikerjakan manual setiap bulan. Angka Dibutuhkan Manajemen Setiap Hari Tidak semua laporan harus menunggu proses tutup buku selesai. Penjualan harian, piutang jatuh tempo, dan stok kritis bisa dipantau lebih awal. Data itu terbentuk otomatis begitu cabang mencatat transaksinya di sistem. Manajemen pun bisa menindak penyimpangan pada minggu berjalan, bukan bulan berikutnya. Kunci penyajiannya ada pada hak akses tiap pengguna. Cabang cukup melihat datanya sendiri, sedangkan pusat memegang tampilan gabungan. Administrasi Pajak Terpusat, Laporan Internal Menyusul Arah kebijakan sebenarnya sudah mendukung pemusatan. Melalui PMK 81 Tahun 2024, kewajiban perpajakan dijalankan memakai NPWP pusat. Setiap lokasi usaha kini ditandai NITKU sebagai identitas tempat kegiatan usaha. Logika serupa layak diterapkan pada pelaporan internal perusahaan. Menyelaraskan Kode Cabang dengan Data Pajak Kode cabang di sistem sebaiknya mengikuti daftar lokasi yang dilaporkan. Keselarasan itu memudahkan pencocokan faktur pajak dengan catatan penjualan. Selisih antara data pajak dan pembukuan pun lebih cepat ditemukan. Penyusunan laporan puluhan cabang juga jauh lebih mudah ditelusuri saat audit. Tahapan Menyusun Laporan Puluhan Cabang Secara Otomatis Penataannya biasanya berjalan dalam empat tahap: 1. Penyeragaman bagan akun dan istilah biaya di seluruh cabang. 2. Penetapan kode analitik untuk tiap lokasi serta lini bisnis. 3. Penandaan transaksi antar cabang agar eliminasi berjalan otomatis. 4. Penetapan tenggat tutup buku yang sama bagi semua lokasi. Tahap terakhir paling sering diabaikan. Banyak proyek jasa pembuatan ERP tersendat justru karena tenggatnya tidak disepakati. Tenggat yang seragam membuat semua cabang bekerja pada ritme sama. Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Sistem Berjalan Tiga hal berikut menentukan kualitas laporan gabungan: ● Daftar cabang beserta penanggung jawab pembukuannya. ● Batas wewenang persetujuan jurnal di masing-masing lokasi. ● Jadwal penguncian periode agar angka tidak berubah setelah dilaporkan. Vendor ERP berpengalaman biasanya menanyakan ketiganya sejak pertemuan awal. Pertanyaan itu justru menghemat waktu pada tahap implementasi. Mengubah Laporan Bulanan Jadi Angka Harian Intinya, banyaknya cabang bukan penyebab lambatnya laporan. Penyebab utamanya adalah pencatatan yang masih berdiri sendiri di tiap lokasi. Dengan struktur seragam, laporan puluhan cabang dapat dibaca hampir kapan saja. Prosesnya bertahap dan menuntut kesepakatan lintas divisi sejak awal. i2C Studio sebagai vendor ERP mendampingi penyeragaman akun hingga proses tutup buku. Pendekatannya menyesuaikan kebiasaan pelaporan yang sudah berjalan di perusahaan. Diskusi awal membantu menilai kesiapan data sebelum sistem dijalankan penuh. Pertanyaan Sering Diajukan Manajemen 1. Apakah setiap cabang perlu bagan akun sendiri? Tidak, cukup satu bagan akun dengan kode analitik untuk membedakan tiap lokasi. 2. Bagaimana menghindari penjualan ganda antar cabang? Transaksi internal ditandai khusus agar tereliminasi otomatis saat laporan digabungkan. 3. Seberapa cepat tutup buku bisa dicapai? Bergantung disiplin cabang, tetapi tenggat sepuluh hari kerja cukup realistis dikejar.
Enam Hal Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Terapkan Tanda Tangan Digital
Jakarta, katakabar.com - Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan digital menuntut kesiapan proses, bukan sekadar berlangganan layanan. Akibatnya terasa pada minggu-minggu pertama pemakaian. Tim bingung menentukan siapa yang harus menandatangani lebih dulu. Pendaftaran akun tertahan karena berkas badan usaha belum lengkap. Adopsi melambat, lalu karyawan kembali mencetak dokumen seperti semula. Persiapan yang runtut mencegah kekacauan tersebut. Perusahaan yang hendak buat tanda tangan digital sebaiknya menuntaskan enam hal berikut. Urutannya disusun dari yang paling menentukan. Petakan Dokumen dan Tnentukan Alur Persetujuan Langkah pertama adalah mendata dokumen yang rutin terbit setiap bulan. Pisahkan dokumen internal, dokumen pelanggan, dan dokumen eksternal seperti kontrak vendor. Tandai berkas mana yang wajib dibubuhi meterai elektronik. Pemetaan ini menentukan volume kebutuhan sekaligus jenis akun yang dipilih. Sesuaikan Metode Penandatanganan Alur persetujuan tiap dokumen tidak pernah seragam. Dokumen tanpa keterlibatan pihak lain cukup ditandatangani secara tunggal. Persetujuan banyak pihak tanpa urutan tertentu memakai metode paralel. Approval berjenjang dari staf sampai direksi memakai metode hierarki. Kesiapan Legalitas Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital Pendaftaran akun korporat menuntut berkas badan usaha yang lengkap. Perwakilan yang mendaftar harus tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Verifikasinya dilakukan tim registration authority dalam waktu maksimal 1×24 jam. Berkas Perlu Disiapkan Empat dokumen berikut sebaiknya dikumpulkan sebelum proses dimulai: ● Akta pendirian badan usaha ● SK Kemenkumham ● NPWP dan nomor NIB ● Email sysadmin korporat yang masih aktif Siapkan Identitas Karyawan dan Model Akses Sistem Penerapan e signature di lingkungan korporat dimulai dari verifikasi identitas. Berkas yang diminta berupa foto KTP, nomor telepon aktif, dan email berdomain perusahaan. Pastikan alamat email sudah benar sejak awal pendaftaran. Email yang telah terdaftar tidak dapat diubah di kemudian hari. Pilihan Akses Tersedia Model akses menyesuaikan kontrol dokumen dan arsitektur sistem perusahaan: ● Portal web dan aplikasi mobile untuk kebutuhan harian ● API cloud untuk proses bisnis yang menuntut otomasi ● Penandatanganan on premise ketika dokumen wajib tetap di server sendiri ● OAuth2 untuk kontrol akses yang terpusat Menata Tata Kelola Sertifikat Sepanjang Masa Berlaku Sertifikat elektronik berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang. Tandai jadwal perpanjangan jauh sebelum masa aktifnya berakhir. Proses re-key dilakukan sebelum kedaluwarsa, sedangkan pendaftaran ulang sesudahnya. Tunjuk pula pengganti sysadmin agar akun tetap terkelola saat pemegangnya cuti. Prosedur Sering Terlupakan Pencabutan sertifikat kerap baru dipikirkan ketika karyawan mengundurkan diri. Padahal alurnya memerlukan surat resmi yang ditandatangani secara elektronik. Menyusun prosedurnya sejak awal menutup celah keamanan di kemudian hari. Enam Langkah Menerapkan Tanda Tangan Digital secara Bertahap Ringkasnya, persiapan perusahaan berjalan dalam urutan berikut: 1. Petakan dokumen rutin beserta kebutuhan meterainya. 2. Tentukan alur persetujuan dan peran setiap pengguna. 3. Lengkapi berkas legalitas untuk pendaftaran akun korporat. 4. Siapkan identitas karyawan beserta email domain perusahaan. 5. Pilih model akses dan integrasi yang sesuai sistem internal. 6. Susun tata kelola sertifikat, dari perpanjangan hingga pencabutan. Landasan hukumnya sendiri sudah lama tersedia. Undang-Undang ITE beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 mengakui tanda tangan elektronik tersertifikasi. Kesiapan internal yang justru menentukan seberapa cepat manfaatnya terasa. ezSign menyediakan layanan e signature beserta sertifikat elektronik untuk kebutuhan personal dan korporat. Sistem keamanan informasinya mengacu pada standar ISO 27001 dengan autentikasi dua faktor. Perusahaan yang sedang menyusun rencana penerapan dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign. Pertanyaan Sering Diajukan 1. Berapa lama proses aktivasi akun korporat berlangsung? Tim registration authority memproses aktivasi akun korporat dalam waktu maksimal 1×24 jam. 2. Apakah alamat email yang sudah terdaftar bisa diganti? Tidak, email yang telah terdaftar tidak dapat diubah sehingga perlu dipastikan sejak pendaftaran. 3. Apa yang terjadi bila sertifikat elektronik sudah kedaluwarsa? Sertifikat menjadi tidak valid dan pengguna perlu mendaftar ulang untuk mengaktifkannya kembali.
Banyak Orang Salah Fokus Saat Pilih Motor, Padahal Fitur Ini Dipakai Hampir Setiap Hari
Jakarta, katakabar.com - Saat membeli motor matic, banyak orang masih menjadikan desain, warna, atau performa mesin sebagai pertimbangan utama. Padahal, setelah motor digunakan setiap hari, justru fitur-fitur sederhana yang berkaitan dengan kepraktisan menjadi yang paling sering dimanfaatkan. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebabnya. Kini, motor tidak lagi hanya digunakan untuk pergi dan pulang kerja. Dalam satu hari, banyak orang berpindah ke beberapa lokasi sekaligus, mulai dari kantor, meeting dengan klien, coffee shop, pusat kebugaran, hingga berbelanja kebutuhan harian. Mobilitas yang semakin tinggi membuat ekspektasi terhadap sebuah motor pun ikut berubah. Pengguna kini membutuhkan kendaraan yang bukan hanya nyaman dikendarai, tetapi juga mampu membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis. Lalu, fitur seperti apa yang sebenarnya paling dibutuhkan? Ketika Barang Bawaan Semakin Banyak, Ruang Penyimpanan Lebih Berarti Banyak pengguna baru menyadari pentingnya kapasitas bagasi setelah motor digunakan setiap hari. Saat aktivitas semakin padat, barang yang dibawa pun ikut bertambah. Mulai dari helm saat parkir, jas hujan, jaket, tumbler, charger, hingga barang belanja sering kali harus ikut dibawa dalam satu perjalanan. Karena itu, ruang penyimpanan yang luas menjadi salah satu fitur yang paling sering digunakan. Barang dapat disimpan lebih rapi tanpa memenuhi area dek kaki atau mengurangi kenyamanan berkendara. Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan bagasi berkapasitas 27 liter, salah satu yang terbesar di kelasnya. Kapasitas tersebut memberikan ruang yang lega untuk mendukung berbagai kebutuhan mobilitas sehari-hari. Ketika Motor Digunakan Setiap Hari, Efisiensi Pengeluaran Terasa Bagi pengguna yang mengandalkan motor sebagai kendaraan utama, konsumsi bahan bakar menjadi salah satu hal yang paling sering dirasakan manfaatnya. Semakin sering motor digunakan, semakin besar pula pengaruh efisiensi bahan bakar terhadap biaya operasional. Lantaran itu, motor yang irit bukan hanya membantu menghemat pengeluaran, tetapi juga mengurangi frekuensi mengisi bahan bakar saat digunakan untuk mobilitas harian. Yamaha Grand Filano Hybrid menggunakan teknologi Blue Core Hybrid dengan konsumsi bahan bakar mencapai 60,2 km/liter berdasarkan metode pengujian WMTC, sehingga cocok untuk penggunaan harian. Ketika Waktu Berharga, Hal-hal Kecil Ikut Membuat Perbedaan Dalam rutinitas yang padat, hal sederhana sering kali memberikan dampak besar terhadap kenyamanan. Misalnya saat mengisi bahan bakar. Membuka jok terlebih dahulu sebelum mengisi bensin mungkin hanya membutuhkan beberapa detik, tetapi ketika dilakukan berulang kali, pengguna akan mulai merasakan pentingnya proses yang lebih praktis. Melalui Smart Front Refuel, Yamaha Grand Filano Hybrid memungkinkan pengisian bahan bakar dilakukan dari bagian depan tanpa membuka jok, sehingga lebih mudah digunakan, terutama ketika membawa banyak barang. Hal serupa juga berlaku pada Smart Key System. Pengguna tidak perlu lagi mencari anak kunci di dalam tas atau saku setiap kali ingin menggunakan motor. Fitur sederhana seperti ini justru menjadi bagian yang paling sering dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. Ketika Kendaraan Terhubung dengan Smartphone, Informasi Lebih Mudah Diakses Motor modern kini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem digital penggunanya. Melalui aplikasi Y-Connect, Yamaha Grand Filano Hybrid memungkinkan pengguna memantau berbagai informasi kendaraan melalui smartphone, seperti pengingat servis, konsumsi bahan bakar, hingga notifikasi tertentu. Kehadiran fitur ini membantu pengguna mengelola kendaraan dengan lebih praktis tanpa perlu melakukan pengecekan secara manual. Fitur Paling Bernilai Adalah Fitur Benar-benar Digunakan Memilih motor bukan hanya soal tampilan atau spesifikasi di atas kertas. Dalam penggunaan sehari-hari, justru fitur-fitur yang mendukung kenyamanan dan kepraktisan akan paling sering dirasakan manfaatnya. Bagasi yang luas, konsumsi bahan bakar yang efisien, pengisian bensin yang praktis, sistem kunci tanpa anak kunci, hingga konektivitas dengan smartphone merupakan contoh fitur yang memberikan manfaat nyata dalam rutinitas harian. Bagi pengguna yang mencari motor matic dengan utilitas lengkap, Yamaha Grand Filano Hybrid menghadirkan seluruh fitur tersebut dalam satu paket. Motor ini dipasarkan dengan harga rekomendasi mulai Rp28.665.000 OTR Jakarta, menjadikannya salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kepraktisan untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
Vritimes Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026
Jakarta, katakabar.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi blockchain yang kian berfokus pada dampak nyata, tantangan terbesar bagi para inovator Web3 kini bukan lagi sekadar membangun teknologi, melainkan membangun kepercayaan publik serta visibilitas yang valid di ruang digital. Menjawab tantangan tersebut, platform distribusi siaran pers berbasis SaaS, Vritimes, hadir membuka booth interaktif dalam gelaran Indonesia Blockchain Week (IBW) 2026 Summit yang berlangsung pada 12 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta. Sejalan dengan tema utama konferensi "Turning Infrastructure into Impact", Vritimes membawa narasi baru tentang bagaimana strategi publikasi berita yang tepat dapat mengubah infrastruktur teknis yang rumit menjadi reputasi digital yang kuat, tepercaya, dan berdampak nyata. Melalui keikutsertaannya di IBW 2026, Vritimes memperagakan bagaimana narasi perusahaan dapat diolah menjadi aset komunikasi terpadu yang mendongkrak Brand Awareness, SEO (Search Engine Optimization), hingga AIO (Artificial Intelligence Optimization). Dengan mendistribusikan siaran pers ke ratusan media massa berotoritas tinggi, VRITIMES membantu proyek blockchain dan startup teknologi menembus batas pasar konvensional untuk membangun Brand Awareness secara luas di mata publik maupun investor. Jejak publikasi di media tersebut secara otomatis menghasilkan backlink yang memperkuat performa SEO dan peringkat kata kunci organik di mesin pencari Google. Manajemen Vritimes Inc. mengungkapkan bahwa di era pencerapan informasi berbasis AI saat ini, siaran pers telah bertransformasi menjadi infrastruktur reputasi digital yang menentukan apakah suatu merek diakui dan direferensikan secara akurat oleh algoritma masa depan. Antusiasme tinggi terlihat di booth Vritimes sepanjang acara, di mana puluhan pendiri Web3, pengembang teknologi, dan eksekutif pemasaran melakukan konsultasi strategi PR digital serta menguji langsung dasbor platform. Kehadiran perusahaan asal Tokyo ini di IBW 2026 menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi transformasi industri teknologi Indonesia melalui solusi komunikasi yang efisien, terukur, dan siap menghadapi lanskap pencarian masa depan.
ITSEC Asia Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia Amankan dan Pimpin Era AI
Jakarta, katakabar.com - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan cybersecurity dengan pengalaman 16 tahun, resmi luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di kantor pusat ITSEC Asia, Jakarta. Academy ini hadir untuk memperkuat talenta cybersecurity dan AI Indonesia melalui pembelajaran berbasis praktik, pengalaman dunia nyata dan teknologi yang dirancang untuk kebutuhan profesional dan organisasi. Peluncuran ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan perwakilan institusi nasional, yakni Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Edwin Hidayat, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; Tiar Nabilla Karbala, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital; serta Marsekal Pertama TNI I Ketut S. Wahyu Wijaya, M.A., Komandan Satuan Siber TNI AU, yang mewakili Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara. Acara ini juga dihadiri oleh para pemimpin industri, profesional teknologi, mitra dan rekan-rekan media. Percepatan digitalisasi dan adopsi artificial intelligence (AI) membuat kebutuhan terhadap talenta yang mampu mengembangkan sekaligus mengamankan teknologi semakin besar. Organisasi membutuhkan profesional yang dapat menghadapi ancaman siber, menguji ketahanan sistem, membangun solusi berbasis AI serta memahami aspek keamanan dan tata kelola teknologi. Kondisi tersebut menempatkan pengembangan talenta cybersecurity dan AI sebagai bagian dari kesiapan Indonesia menghadapi ekonomi digital. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan talenta digital dan AI untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi. “Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030, sementara saat ini kita baru memiliki sekitar 3 juta. Kesenjangan ini tidak dapat diatasi oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri dan institusi pendidikan untuk menyiapkan talenta yang dibutuhkan Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi digital. Inisiatif seperti ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi bagian dari upaya tersebut dengan memperkuat kesiapan talenta di bidang cybersecurity dan AI,” kata Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Kurun 16 tahun, ITSEC Asia telah membangun pengalaman dalam membantu organisasi menghadapi berbagai tantangan cybersecurity. Melalui ITSEC Cyber & AI Academy, pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi pembelajaran yang dirancang untuk membantu profesional mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. "Selama 16 tahun, ITSEC Asia telah berada di garis depan cybersecurity. Sekarang kami membawa pengalaman tersebut ke dalam pengembangan talenta yang akan menjadi bagian dari generasi berikutnya yang menjaga masa depan digital Indonesia," ujar Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia. "Tantangan cybersecurity dan AI terus berkembang. Karena itu, kita membutuhkan lebih banyak profesional yang mampu memahami teknologi secara praktis, mengamankannya dan menggunakannya secara bertanggung jawab. ITSEC Cyber & AI Academy merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi pada penguatan kapabilitas digital Indonesia," jelsnya. Dengan filosofi "We don't just train defenders. We create them.", Academy menggunakan pendekatan practitioner-led yang menempatkan pengalaman praktis sebagai bagian utama dari proses pembelajaran. Peserta dapat mengikuti perjalanan pengembangan kompetensi yang mencakup asesmen, pembelajaran, praktik dan evaluasi. “Indonesia memiliki kekuatan besar dalam bentuk data. Namun, data baru menjadi kekuatan strategis ketika kita memiliki kemampuan untuk melindunginya dan menggunakannya dengan tepat. AI dapat membantu kita menyelesaikan berbagai persoalan yang relevan bagi Indonesia, tetapi hal tersebut membutuhkan talenta yang memahami teknologi sekaligus data yang menjadi dasarnya,” ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Defend & Attack. Build & Govern. ITSEC Cyber & AI Academy memiliki dua fokus utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi di era digital. Cybersecurity Academy: Defend & Attack membangun kemampuan untuk memahami, menguji, mempertahankan dan merespons ancaman siber. Pendekatan ini memberikan peserta perspektif defensif dan ofensif agar mereka memahami bagaimana sistem dilindungi sekaligus bagaimana kerentanan dapat ditemukan dan diuji. AI Academy: Build & Govern berfokus pada kemampuan membangun, menerapkan dan mengelola teknologi AI dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan tata kelola. Pendekatan ini menjawab kebutuhan organisasi yang semakin banyak menggunakan AI dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan. Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy, mengatakan bahwa pendekatan Academy dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi profesional di lapangan. "Kami membangun Academy dengan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan melalui asesmen, pembelajaran adaptif dan simulasi yang dirancang menyerupai kondisi yang mereka hadapi dalam pekerjaan." "Ekosistem teknologi seperti AKSI, CAKRA, SAKTI, PERISAI dan JAGA memungkinkan kami membangun perjalanan pembelajaran yang lebih terukur, mulai dari mengidentifikasi kompetensi hingga menguji kemampuan dalam skenario yang realistis." Didukung Ekosistem Teknologi dari Asesmen hingga Simulasi Untuk mendukung perjalanan pembelajaran tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy menghadirkan ekosistem teknologi yang mencakup asesmen, pembelajaran, pengembangan kompetensi, simulasi dan cyber awareness. AKSI (Asesmen Kompetensi Sistematis dan Integratif) digunakan untuk mengidentifikasi kompetensi kandidat, termasuk kemampuan teknis, aptitude dan soft skills. CAKRA (Capaian Akademik Kompetensi Siber Resiliensi Akselerasi) mendukung pengelolaan pembelajaran dan kompetensi dalam satu lingkungan pembelajaran. Untuk pembelajaran berbasis AI, SAKTI (Sistem AI untuk Kompetensi, Teknologi, dan Inovasi) menyediakan jalur pembelajaran adaptif untuk AI, cybersecurity, intelligence, data dan programming, termasuk evaluasi yang dipersonalisasi serta fitur proctoring dan anti-cheating. Sementara, PERISAI (Platform Emulasi Realistik untuk Intelijen Siber dan Ancaman Infrastruktur) menyediakan cyber range berbasis AI untuk mensimulasikan skenario cybersecurity, AI security dan intelligence. JAGA (Jaringan Awareness dan Governance untuk Aset Nasional) mendukung kebutuhan cyber awareness organisasi melalui simulasi phishing berbasis AI, pelatihan interaktif dan analitik kinerja. Ekosistem tersebut memungkinkan Academy menghubungkan proses asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi dan evaluasi dalam satu perjalanan pengembangan kompetensi. Membangun Pipeline Talenta Indonesia Peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy menjadi bagian dari perluasan kontribusi ITSEC Asia terhadap ekosistem digital Indonesia. Pengembangan talenta cybersecurity dan AI membutuhkan kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan dan komunitas teknologi agar kemampuan profesional dapat terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Dengan membawa pengalaman 16 tahun di bidang cybersecurity ke dalam pendidikan dan pengembangan kompetensi, ITSEC Asia ingin membantu memperkuat pipeline talenta yang dibutuhkan Indonesia untuk menghadapi ancaman siber sekaligus memanfaatkan AI secara aman dan bertanggung jawab. ITSEC CyberTalent: Mendukung Talenta Muda Indonesia Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui ITSEC CyberTalent, sebuah inisiatif yang mendukung talenta muda Indonesia dengan potensi di bidang cybersecurity melalui akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan pengalaman industri. Pada peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy, ITSEC Asia memberikan dukungan kepada Ibrahim Al Abrar, pelajar asal Boyolali, Jawa Tengah, yang menerima Letter of Appreciation dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu sistem publik NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP). Dukungan yang diberikan meliputi perangkat pendukung untuk menunjang pembelajaran cybersecurity, sesi pelatihan privat bersama para ahli cybersecurity ITSEC Asia serta kesempatan menjalani program magang di ITSEC Asia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku. "Selama 16 tahun kami melihat bahwa talenta hebat dapat lahir dari mana saja. Tantangan terbesar sering kali bukan kemampuan, melainkan akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan kesempatan. Melalui ITSEC CyberTalent, kami ingin membantu talenta muda Indonesia terus berkembang sehingga mereka dapat berkontribusi bagi keamanan digital Indonesia di masa depan," ujar Patrick Dannacher. Melalui kehadiran ITSEC Cyber & AI Academy dan inisiatif ITSEC CyberTalent, ITSEC Asia memperkuat komitmennya untuk mendukung pengembangan talenta cybersecurity dan AI Indonesia, baik melalui pendidikan yang terstruktur maupun dukungan langsung kepada individu yang menunjukkan potensi luar biasa di bidang tersebut. ITSEC Cyber & AI Academy akan terus mengembangkan program pembelajaran, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi serta menghadirkan berbagai inisiatif pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia cybersecurity dan AI di Indonesia.
OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis
Jakarta, katakabar.com - Achilles resmi diperkenalkan sebagai identitas baru yang menaungi OnlinePajak dan berbagai solusi bisnis terintegrasi, sekaligus menghadirkan platform gratis hingga 50.000 transaksi per bulan untuk membantu pelaku usaha mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem. Setelah lebih dari satu dekade membantu pelaku usaha Indonesia mengelola kepatuhan perpajakan secara digital melalui OnlinePajak, perusahaan kini memperkenalkan Achilles sebagai identitas ekosistem yang menaungi berbagai solusi bisnis terintegrasi. Bersamaan dengan transformasi ini, Achilles juga mengumumkan bahwa pelaku usaha kini dapat menggunakan platformnya secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan, sehingga lebih banyak bisnis dapat mengakses teknologi untuk mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem. Perjalanan OnlinePajak dimulai pada tahun 2014 dengan satu tujuan sederhana, yakni menyederhanakan proses perpajakan yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan bagi dunia usaha. Saat itu, banyak wajib pajak harus melakukan puluhan kali pembayaran pajak setiap tahun dan menghabiskan ratusan jam untuk memenuhi kewajiban administrasi. Melalui teknologi, OnlinePajak membantu memangkas kompleksitas tersebut sekaligus mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia. Seiring berkembangnya kebutuhan pelanggan, perusahaan melihat bahwa tantangan bisnis tidak berhenti pada kepatuhan pajak. Pelaku usaha juga membutuhkan proses transaksi yang lebih efisien, akses pembiayaan yang lebih mudah, pengelolaan dokumen yang aman, serta data yang dapat mendukung pengambilan keputusan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, perusahaan terus mengembangkan berbagai solusi yang kini disatukan dalam ekosistem Achilles. Ekosistem Achilles terdiri atas: - OnlinePajak, solusi kepatuhan dan administrasi perpajakan. - Transaction Hub, platform pengelolaan transaksi bisnis. - Document Hub, solusi pengelolaan dokumen digital, termasuk e-Signature dan e-Materai. - Credor, platform untuk akses pendanaan dan penilaian risiko bagi bisnis. - Covia, platform business intelligence dan market intelligence berbasis data. Seluruh solusi tersebut dapat digunakan secara terintegrasi maupun secara terpisah sesuai kebutuhan bisnis. Melalui paket gratis Achilles, pelaku usaha dapat mengakses berbagai fitur utama, termasuk pembayaran berbagai jenis pajak dan pelaporan SPT, pembuatan invoice dan payment link, e-Faktur, e-Bupot, e-Signature, e-Materai (sesuai pemakaian), akses pengajuan pembiayaan melalui Credor, hingga fitur dasar price index dari Covia—semuanya tanpa biaya berlangganan untuk penggunaan hingga 50.000 transaksi per bulan. Charles Guinot, Chief Executive Officer Achilles, mengatakan lahirnya Achilles merupakan refleksi dari perjalanan perusahaan dalam memahami kebutuhan bisnis yang terus berkembang. "Selama lebih dari satu dekade, masyarakat mengenal kami melalui OnlinePajak. Dalam perjalanan itu, kami belajar bahwa kebutuhan bisnis terus berkembang dan tidak berhenti pada kepatuhan perpajakan. Bisnis membutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan kepatuhan, transaksi, pendanaan, hingga business intelligence dalam satu pengalaman yang terintegrasi. Itulah yang melatarbelakangi hadirnya Achilles sebagai rumah bagi seluruh solusi yang kami bangun," jelasnya. Charles menambahkan Achilles dibangun dengan keyakinan bahwa teknologi bisnis seharusnya dapat diakses oleh lebih banyak pelaku usaha, bukan hanya perusahaan berskala besar. "Ketika kepatuhan menjadi lebih sederhana, transaksi berlangsung lebih efisien, akses pendanaan semakin terbuka, dan setiap keputusan didukung oleh data yang andal, maka bisnis dapat lebih fokus berinovasi dan berkembang. Karena itu, kami menghadirkan Achilles secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan agar lebih banyak bisnis Indonesia dapat memanfaatkan teknologi untuk bertumbuh. Melalui Achilles, kami ingin membangun ekosistem yang membantu Indonesia keluar dari middle-income trap dengan memperkuat kepercayaan di seluruh rantai ekonomi," terangnya. Saat ini, lebih dari 150.000 bisnis di Indonesia telah mempercayakan operasional finansial mereka kepada Achilles. Perusahaan juga menerapkan standar keamanan informasi ISO 27001 serta berada di bawah pengawasan dan regulasi berbagai institusi terkait, termasuk Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Pajak, sesuai dengan layanan yang diselenggarakan. Bagi pengguna OnlinePajak, perubahan ini tidak mengubah layanan yang telah digunakan selama ini. OnlinePajak akan tetap beroperasi sebagai solusi kepatuhan perpajakan yang telah dipercaya oleh pelaku usaha Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Achilles yang menghadirkan layanan bisnis yang semakin terintegrasi. Ke depan, Achilles akan terus mengembangkan inovasi di seluruh ekosistemnya guna membantu bisnis mengurangi kompleksitas operasional, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekonomi, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui teknologi serta data yang terpercaya.
MASTEL Ajak Platform Digital Global Ikut Bangun Infrastruktur Digital Nasional
Jakarta, katakabar.com - Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) mendesak pemerintah agar membuat ekosistem yang dapat melibatkan platform digital global (Over the Top/OTT) berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital nasional. Hal ini mengingat pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat perlu diiringi dengan pembagian peran yang lebih berimbang di antara seluruh pelaku ekosistem digital. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum MASTEL, Sarwoto Atmosutarno, pada rangkaian Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, yang turut dihadiri oleh Menko Perekonomian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Dirjen Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital. "Selama ini kita lebih banyak melihat manfaat kehadiran platform digital global, mulai dari pertumbuhan ekonomi digital, efisiensi, hingga berbagai inovasi layanan. Namun, pada saat yang sama, kebutuhan investasi infrastruktur digital terus meningkat dan sebagian besar masih ditanggung oleh industri telekomunikasi," ujar Sarwoto. Kondisi tersebut menunjukkan pembangunan ekosistem digital tidak lagi dapat menjadi tanggung jawab satu sektor saja. Keterlibatan seluruh elemen ekosistem digital sangat diperlukan apalagi platform digital global selama ini memanfaatkan jaringan telekomunikasi sehingga mereka perlu mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Sarwoto mengapresiasi pandangan Menteri Komunikasi dan Digital mengenai pentingnya retensi nilai ekonomi digital nasional di dalam negeri, termasuk melalui skema fair share antara platform digital global dan penyedia infrastruktur digital nasional yang disampaikan saat acara DEAL 2026, penghujung Juni 2026 lalu. Menurut Sarwoto, gagasan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital berjalan seiring dengan penguatan kapasitas nasional. Dengan semakin besarnya kebutuhan konektivitas, harus diimbangi dengan kontribusi yang lebih proporsional dari seluruh pelaku ekosistem digital. Lebih lanjut, Sarwoto mengatakan dukungan terhadap penyempurnaan tata kelola platform digital kini juga semakin menguat, baik di lingkungan pemerintah maupun DPR RI. Sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, serta Komisi I, Komisi VI, dan Komisi XI DPR RI dinilai telah memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya kebijakan tersebut. "Ini momentum yang tepat bagi Kemenkomdigi untuk menghadirkan kebijakan yang mendorong kontribusi platform digital global melalui kolaborasi yang berkeadilan dengan industri telekomunikasi. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur digital nasional dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia," jelas Sarwoto. Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral Sucofindo Aug 08, 2026 Pontianak, 7 Agustus 2026 – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman memimpin langsung pelepasan kapal ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (7/8). Pelepasan ini menandai dimulainya kembali aktivitas pengapalan ekspor setelah pemerintah sukses mengurai hambatan regulasi akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam Tanah Jarang (LTJ). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penegakan aturan kepabeanan dan keberlangsungan iklim usaha nasional. "Saya ingin menegaskan, ketentuan larangan ekspor LTJ diterapkan terhadap LTJ sebagai produk utama. Larangan tersebut tidak serta-merta berlaku terhadap kandungan LTJ yang hanya menjadi unsur atau mineral ikutan dalam produk pertambangan utama dan turunannya," ujar Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Penyelesaian hambatan ekspor ini merupakan buah dari langkah cepat Kantor Staf Presiden (KSP) yang menginisiasi rapat koordinasi pada 27 Juli 2026, yang kemudian ditindaklanjuti secara teknis oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian dan lembaga teknis pada 30 Juli 2026. Langkah ini memberikan kepastian panduan bagi eksportir, surveyor, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait pada masa transisi regulasi. Koordinasi lintas sektoral tersebut memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan kegiatan ekspor mineral sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi tersebut mendukung proses verifikasi, pelayanan kepabeanan, dan kegiatan ekspor berjalan secara terkoordinasi sehingga memberikan kepastian bagi para pemangku kepentingan serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan. Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti konkret bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada meja rapat. "Pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada rapat. Kami memastikan hasil kesepahaman benar-benar diterapkan pada pemeriksaan, penerbitan Laporan Surveyor, pelayanan kepabeanan, dan pengapalan di lapangan," tutur Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Kendati kelancaran ekspor telah dipulihkan, Jenderal (Purn) Dudung menggarisbawahi bahwa aspek pengawasan dan kelayakan produk tidak akan dilonggarkan. Setiap komoditas ekspor tetap wajib memenuhi pengujian laboratorium, verifikasi teknis, standar keselamatan, serta kelengkapan dokumen administrasi. Khusus untuk produk yang mengandung unsur radioaktif alami, ekspor tetap diperbolehkan selama kandungannya masuk dalam kategori Bahan Radioaktif Alami (Naturally Occurring Radioactive Material / NORM) dan memenuhi seluruh pengujian keselamatan serta pengawasan ketat. Guna memperkuat legalitas dan kepastian hukum selama proses penyempurnaan regulasi berlangsung, Pemerintah saat ini juga sedang menyiapkan Pendapat Hukum (Legal Opinion) dari Kejaksaan Agung RI. Pembahasan teknis penyempurnaan aturan tersebut mencakup penentuan definisi baku mineral ikutan, batas kadar unsur, standar metode pengujian laboratorium, mekanisme verifikasi, pengaturan operasional NORM, hingga pedoman teknis penerbitan Laporan Surveyor. Prinsip utama pemerintah tetap tegas. "Prinsip pemerintah jelas: pengawasan dan penegakan hukum harus berjalan, tetapi harus berdasarkan aturan yang jelas, data yang valid, dan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan. Pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan tidak boleh dirugikan karena perbedaan interpretasi," tegas Kepala Staf Kepresidenan. Dalam jangka panjang, KSP mendorong penguatan basis data sumber daya mineral nasional, riset dan inovasi, peningkatan kapasitas laboratorium, penyediaan tenaga ahli, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta penguasaan teknologi pemisahan dan pemurnian LTJ agar nilai tambah mineral strategis semakin banyak dibangun di dalam negeri. "KSP akan terus mengawal koordinasi lintas kementerian dan lembaga, menjaga kelancaran ekspor yang sah, memperkuat kepastian regulasi, dan memastikan pengelolaan mineral strategis tetap berpihak pada kepentingan nasional," pungkas Prof. Dr. Dudung Abdurachman. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus Permadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelaksanaan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di sektor mineral. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), Sucofindo berperan aktif sebagai verifikator independen untuk memastikan ekspor komoditas mineral berjalan akurat, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Untuk itu, Sucofindo terus meningkatkan kapabilitas teknisnya melalui modernisasi teknologi dan inovasi layanan, khususnya pada pengelolaan mineral strategis serta Logam Tanah Jarang. "SUCOFINDO berkomitmen terus memperkuat kapabilitas layanan TIC guna mendukung kebutuhan industri mineral, termasuk agenda hilirisasi, melalui layanan verifikasi yang independen, akurat, dan akuntabel," kata Agus.