Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS dan Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin Ekonomi
Ekonomi
14 jam yang lalu

Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS dan Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah bergerak di sekitar level US$64.000. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut mendorong investor mencermati aset-aset yang dianggap mampu menjadi pelindung ketika ketidakpastian pasar meningkat. Pada perdagangan terbaru, Bitcoin sempat berada di sekitar US$63.600–US$64.000. Data pasar menunjukkan aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut masih bergerak dalam rentang yang relatif terbatas setelah sebelumnya mengalami volatilitas akibat perkembangan konflik dan negosiasi AS-Iran. Barron's mencatat Bitcoin naik sekitar 0,9% ke US$63.605, sementara investor masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran dan arah kebijakan moneter Federal Reserve. Ketegangan geopolitik menjadi salah satu faktor yang terus memengaruhi sentimen pasar global. Pada 18 Agustus 2026, berakhirnya gencatan senjata AS-Iran kembali meningkatkan kekhawatiran pasar. Reuters melaporkan harga minyak dan imbal hasil obligasi AS meningkat setelah berakhirnya gencatan senjata, sementara emas dan aset kripto masih mencatat kenaikan tipis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor kembali bersiap menghadapi kemungkinan volatilitas yang lebih tinggi. Bitcoin dan Emas Bergerak di Tengah Ketidakpastian Menariknya, Bitcoin dan emas sama-sama mendapatkan perhatian ketika risiko geopolitik meningkat, meskipun karakter keduanya berbeda. Emas secara tradisional dipandang sebagai aset defensif atau safe haven ketika investor menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. World Gold Council mencatat bahwa risiko geopolitik, terutama konflik AS-Iran, menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja emas sepanjang paruh pertama 2026. Harga emas bahkan sempat mencetak rekor US$5.405 per troy ounce pada Januari sebelum mengalami koreksi pada bulan-bulan berikutnya. Bitcoin, di sisi lain, masih menunjukkan karakter sebagai aset berisiko yang sangat sensitif terhadap perubahan sentimen investor. Pergerakannya dalam beberapa bulan terakhir memperlihatkan konflik geopolitik tidak selalu membuat Bitcoin naik. Ketika ketegangan meningkat dan investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, Bitcoin justru dapat mengalami tekanan. Pada Juli 2026 lalu, misalnya, Bitcoin sempat turun menuju US$62.000 setelah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran memicu kekhawatiran terhadap energi dan kondisi ekonomi global. CoinDesk mencatat Bitcoin sebelumnya berada di sekitar US$64.385 sebelum turun ke US$62.037 dalam periode tersebut. Risiko dari Posisi Derivatif Selain faktor geopolitik, kondisi pasar derivatif juga menjadi perhatian. Funding rate merupakan biaya periodik yang dibayarkan antara posisi long dan short pada kontrak perpetual. Ketika funding rate berada di wilayah positif, pemegang posisi long umumnya membayar pemegang posisi short. Kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa sentimen bullish sedang mendominasi. Data pasar pada Juli menunjukkan funding rate Bitcoin telah berada di wilayah positif sejak akhir Juni, sementara open interest futures juga meningkat. Benzinga melaporkan open interest futures Bitcoin naik dari sekitar US$44 miliar menjadi US$47,6 miliar pada pertengahan Juli. Kenaikan open interest bersamaan dengan funding rate positif dapat menunjukkan meningkatnya aktivitas dan kecenderungan posisi long. Kondisi ini tidak otomatis berarti Bitcoin akan mengalami koreksi, tetapi menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar mengambil posisi dengan ekspektasi kenaikan harga. Apabila sentimen tiba-tiba berubah, posisi dengan leverage tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya likuidasi dan memperbesar pergerakan harga. Karena itu, rebound Bitcoin di atas US$64.000 belum tentu menjadi sinyal bahwa tren naik telah kembali sepenuhnya. Investor masih perlu memperhatikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan level tersebut dan menembus area resistance berikutnya dengan dukungan volume serta permintaan spot yang kuat. Sebelumnya, Bitcoin juga beberapa kali gagal mempertahankan penguatan di atas US$64.000–US$65.000. CoinDesk mencatat Bitcoin sempat mencapai US$65.500 pada Juli sebelum kembali mengalami tekanan akibat profit taking dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Pantau Pergerakan Bitcoin, Saham AS, dan Emas Digital di Nanovest Bagi investor Indonesia, perkembangan pasar global saat ini dapat menjadi momentum untuk memperluas wawasan mengenai berbagai kelas aset. Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Nanovest menyediakan akses bagi investor untuk mengeksplorasi berbagai aset dalam satu aplikasi. Bagi investor yang tertarik mulai berinvestasi di Saham AS maupun mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan aplikasi investasi saham dan kripto di Indonesia. Dari sisi regulasi, PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest) terdaftar dan diawasi oleh diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nanovest telah diasuransikan dengan Asuransi Sinarmas, sebagai bagian dari perlindungan terhadap risiko cybercrime. Bagi investor yang baru mulai, memahami risiko tetap menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi. Pergerakan Bitcoin yang cepat menunjukkan bahwa peluang dan risiko selalu berjalan beriringan, terutama ketika pasar dipengaruhi faktor geopolitik, kebijakan suku bunga, serta penggunaan leverage. Untuk memantau pergerakan Saham AS, Aset Kripto, dan Emas Digital, investor dapat menggunakan Nanovest. Informasi lebih lanjut tersedia melalui website resmi Nanovest. Aplikasi Nanovest juga tersedia melalui Play Store dan App Store. Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset tertentu. Investor perlu melakukan riset mandiri dan memahami risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Dolar AS Melemah dan Konflik Memanas, Mengapa Harga Emas Bisa Terkoreksi? Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Dolar AS Melemah dan Konflik Memanas, Mengapa Harga Emas Bisa Terkoreksi?

Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas (XAUUSD) pada perdagangan memasuki pekan keempat Agustus 2026 diperkirakan masih menghadapi volatilitas yang cukup tinggi. Sejumlah faktor fundamental memberikan dukungan terhadap emas, terutama pelemahan dolar AS, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed), serta meningkatnya kembali permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik. Tetapi, dari perspektif teknikal, Dupoin Futures melihat adanya potensi koreksi jangka pendek setelah harga gagal mempertahankan penguatan di atas level resistance penting. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai level 4.417 menjadi area krusial yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan arah pergerakan berikutnya. Berdasarkan analisis teknikal pada time frame H4, harga emas (XAUUSD) sebelumnya berupaya melanjutkan kenaikan dengan menguji resistance kedua di level 4.417. Tetapi, upaya tersebut belum berhasil menghasilkan breakout yang valid. Harga justru kembali bergerak di bawah level resistance setelah sempat menembusnya. Kondisi tersebut menunjukkan terjadinya false break, yang dapat menjadi indikasi awal bahwa kekuatan buyer mulai berkurang di area harga tinggi. False break pada resistance penting menjadi sinyal yang patut diperhatikan karena menunjukkan bahwa pasar belum memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan tren kenaikan. Ketika harga gagal bertahan di atas resistance setelah breakout, seller biasanya memiliki peluang untuk kembali mengambil alih momentum. Pada kondisi tersebut, sebagian trader juga berpotensi melakukan aksi ambil untung setelah harga sebelumnya mengalami penguatan. Menurut Geraldo Kofit, apabila tekanan jual semakin meningkat, harga emas (XAUUSD) berpeluang mengalami koreksi menuju support 4.348. Level tersebut menjadi area penting untuk melihat apakah buyer akan kembali masuk ke pasar atau tekanan bearish justru semakin kuat. "Respons harga ketika mencapai support akan menjadi salah satu indikator bagi trader untuk menentukan apakah pelemahan yang terjadi hanya merupakan koreksi sementara atau berpotensi berlanjut ke level yang lebih rendah," ujarmya. Meski sinyal teknikal menunjukkan potensi penurunan, kondisi fundamental justru masih memberikan sejumlah katalis positif bagi emas. Salah satunya berasal dari pelemahan dolar AS. Penurunan nilai dolar cenderung membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lain karena harga komoditas tersebut menjadi relatif lebih murah. Kondisi ini dapat membantu meningkatkan permintaan dan membatasi tekanan jual terhadap XAUUSD. Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed juga mengalami perubahan. Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah membuat pasar semakin mengurangi kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar dapat menjadi sentimen positif bagi emas karena menurunkan opportunity cost dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Perhatian investor juga masih tertuju pada perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Meningkatnya ketegangan kedua negara serta ketidakpastian yang berkaitan dengan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan pasar energi global. Kondisi tersebut dapat mendorong investor meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven sebagai langkah untuk mengantisipasi risiko pasar. Ketidakpastian mengenai Selat Hormuz juga memiliki implikasi lebih luas terhadap pasar komoditas. Jalur tersebut merupakan salah satu rute penting dalam perdagangan energi global sehingga gangguan terhadap aktivitas pelayaran dapat memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak. Jika risiko geopolitik semakin meningkat, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas (XAUUSD) berpotensi ikut terdorong. Dengan demikian, pergerakan harga emas hari ini berada dalam kondisi yang cukup menarik karena terdapat dua sentimen yang berlawanan. Fundamental cenderung memberikan dukungan terhadap emas melalui pelemahan dolar AS, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, dan meningkatnya permintaan safe haven. Namun, analisis teknikal menunjukkan bahwa harga masih menghadapi hambatan di resistance 4.417 setelah terjadi false break. Pelaku pasar juga perlu memperhatikan perkembangan data ekonomi Amerika Serikat dan komunikasi pejabat The Fed. Data yang menunjukkan pelemahan ekonomi dapat semakin memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dan memberikan katalis positif bagi emas. Sebaliknya, apabila data ekonomi kembali menunjukkan ketahanan yang lebih kuat, dolar AS berpotensi mendapatkan dukungan dan menambah tekanan terhadap harga emas. Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas (XAUUSD) masih memiliki fondasi fundamental yang cukup kuat, tetapi dalam jangka pendek peluang koreksi tetap terbuka. Kegagalan mempertahankan harga di atas resistance 4.417 menjadi sinyal teknikal yang perlu dicermati, sementara support 4.348 menjadi level utama yang berpotensi diuji apabila tekanan jual berlanjut.

Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Beli Traffic Menuju Reward atas Kreasi Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Beli Traffic Menuju Reward atas Kreasi

Jakarta, katakabar.com - Perkembangan generative AI mulai membuka kemungkinan perubahan besar dalam model ekonomi industri periklanan. Konsep Participatory AI Advertising menawarkan pendekatan baru yang memungkinkan konsumen tidak hanya menerima pesan promosi, tetapi juga ikut menciptakan, mendistribusikan, dan menghasilkan nilai dari konten iklan. Dalam model ini, sebagian anggaran pemasaran yang sebelumnya difokuskan pada produksi konten dan pembelian traffic dapat dialokasikan kepada pengguna yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan sebuah brand. Dalam model periklanan tradisional, perusahaan biasanya mengeluarkan biaya untuk dua komponen utama, yakni content production dan traffic acquisition. Sebuah brand harus membayar proses perencanaan kreatif, copywriting, desain, video production, editing, animasi, voice production, serta kebutuhan produksi lainnya. Setelah konten selesai dibuat, perusahaan masih harus membeli exposure melalui media sosial, search platform, video platform, advertising network, influencer, atau media lainnya agar pesan tersebut dapat menjangkau calon konsumen. Participatory AI Advertising memperkenalkan mekanisme tambahan dalam aliran advertising budget. Dengan bantuan AI, pengguna dapat menerima tugas dari brand, membuat materi iklan, mempublikasikannya melalui akun media sosial pribadi, lalu memperoleh reward berdasarkan kontribusi dan performa yang dihasilkan. Aliran anggaran yang sebelumnya terutama bergerak dari Brand menuju Media Platform dapat berkembang menjadi model tambahan, yaitu Brand menuju User Creator. Dokumen penelitian mengenai model ini menyebutkan bahwa participatory AI advertising berkaitan dengan peningkatan brand favorability sekitar 50 persen dan purchase conversion sekitar 30 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa partisipasi konsumen berpotensi menciptakan nilai yang lebih luas dibandingkan engagement semata. Selain membantu membangun hubungan antara konsumen dan brand, konten yang dibuat pengguna juga dapat memberikan kontribusi terhadap transaksi yang terukur. Reward kepada pengguna dapat dirancang berdasarkan indikator performa seperti Cost per Acquisition atau CPA, Cost per Sale atau CPS, order value, new customers, dan valid views. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat menghubungkan sebagian advertising budget dengan hasil bisnis yang lebih konkret. Pengguna tidak memperoleh insentif secara acak, melainkan berdasarkan nilai yang benar-benar mereka bantu ciptakan bagi brand. Model ini juga membuka peluang terbentuknya Advertising Task Marketplace. Dalam sistem tersebut, brand dapat mempublikasikan tugas, misalnya membuat video pendek berdurasi 15 detik untuk sebuah produk. AI menyediakan production capability, pengguna membuat konten, sistem memeriksa kesesuaian dengan brand guidelines, lalu pengguna mempublikasikan hasilnya. Platform kemudian dapat melacak views, clicks, traffic, orders, dan indikator lainnya sebelum reward diberikan berdasarkan actual performance. Pendekatan tersebut berpotensi mengubah posisi konsumen dalam advertising value chain. Konsumen yang sebelumnya terutama menjadi penerima iklan dapat berkembang menjadi peserta aktif yang berkontribusi melalui creation, distribution, social trust, dan conversion. Sebagian nilai ekonomi yang tercipta dari proses tersebut kemudian dapat kembali kepada pengguna melalui cash, commission, coupons, points, performance bonuses, maupun bentuk insentif lainnya. Bagi brand, model ini tidak berarti menggantikan media platform. Platform tetap memiliki peran penting dalam menyediakan distribution infrastructure, recommendation systems, measurement, payments, traffic, dan fungsi pendukung lainnya. Perubahan utamanya adalah munculnya pilihan baru dalam alokasi anggaran pemasaran, sehingga perusahaan dapat menggabungkan centralized media traffic dengan participation investment yang berorientasi pada kontribusi pengguna. Dalam skala yang lebih luas, pendekatan ini dapat mendorong munculnya User Incentive Economy, yaitu model di mana pengguna tidak hanya memberikan attention, tetapi juga creation, distribution, trust, dan transactions. Advertising platform juga berpotensi berkembang dari sekadar traffic marketplace menjadi ekosistem yang mengoordinasikan advertising tasks, AI creation tools, content review, performance tracking, attribution, rewards, serta payments. Participatory AI Advertising pada akhirnya menunjukkan bahwa transformasi AI dalam industri periklanan tidak hanya berkaitan dengan cara konten diproduksi. Perubahan yang lebih mendalam menyangkut siapa yang menciptakan advertising value, bagaimana nilai tersebut diukur, dan siapa yang berhak memperoleh bagian dari nilai ekonomi yang dihasilkan. Pertanyaan bagi brand di masa depan dapat bergeser dari sekadar mencari traffic termurah menjadi menemukan cara terbaik untuk mendorong pengguna berpartisipasi aktif dalam proses pertumbuhan brand.

Lewat Futures Trading Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Lewat Futures Trading Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memiliki sumber pendapatan tambahan di luar gaji utama, PT Dupoin Futures Indonesia berkolaborasi dengan WeWork Indonesia gelar program edukasi Dupoin Goes to Office di WeWork, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/8) lalu, usung tema "Futures Trading as Your Side Income". Kegiatan ini membekali pekerja swasta dengan pemahaman mengenai perdagangan derivatif sebagai salah satu alternatif instrumen investasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendiversifikasi sumber pendapatan secara bijak. Pemilihan segmen pegawai swasta didasarkan pada data internal Dupoin Futures yang menunjukkan sekitar 42% pengguna platform berasal dari kalangan profesional dan karyawan swasta. Lantaran itu, perusahaan menilai edukasi mengenai investasi, pengelolaan risiko, dan perdagangan derivatif perlu diperluas agar semakin banyak pekerja memahami instrumen investasi yang legal dan teregulasi. Head of Marketing PT Dupoin Futures Indonesia, Taufan, mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai sebelum mulai bertransaksi. "Perdagangan derivatif tidak hanya menawarkan peluang, tetapi juga membutuhkan pemahaman terhadap risiko. Lewat Dupoin Goes to Office, kami ingin menghadirkan edukasi yang sederhana, mudah dipahami, dan relevan agar para profesional semakin mengenal futures trading sebagai instrumen investasi yang legal, teregulasi, dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan," ujar Taufan. Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 23 dari berbagai member WeWork mengikuti sesi pengenalan perdagangan derivatif, manajemen risiko investasi, serta pembahasan tren dan peluang pasar global sepanjang 2026. Peserta juga mendapatkan pengalaman langsung menggunakan platform Dupoin Futures melalui demonstrasi aplikasi dan simulasi transaksi pasar secara real-time dengan pendampingan tim profesional. Dupoin Futures turut berkolaborasi dengan Finansialku, platform edukasi dan perencanaan keuangan di Indonesia. Peserta dapat berkonsultasi langsung mengenai pengelolaan keuangan, strategi investasi, hingga perencanaan finansial sesuai kebutuhan masing-masing. Selain sesi edukasi, acara juga diisi dengan networking, makan bersama, sesi hiburan tarot reading, serta pembagian hadiah dan merchandise bagi peserta. PT Dupoin Futures Indonesia merupakan perusahaan pialang berjangka yang beroperasi di bawah pengawasan BAPPEBTI, serta berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia sesuai kewenangan masing-masing. Perusahaan berkomitmen memperluas literasi keuangan melalui berbagai program edukasi agar masyarakat semakin memahami perdagangan derivatif yang legal, transparan, dan berbasis manajemen risiko. Ke depan, Dupoin Goes to Office akan terus diperluas ke berbagai perusahaan dan kawasan perkantoran sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan pekerja profesional. Informasi mengenai program edukasi dan layanan Dupoin Futures dapat diakses melalui website dan media sosial resmi perusahaan.

Iklan E-Commerce Indonesia Boros Tidak Konversi? Tigo AI Gerakkan Jutaan Kreator Biasa Setiap Rupiah Anggaran Tampak Hasil Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Iklan E-Commerce Indonesia Boros Tidak Konversi? Tigo AI Gerakkan Jutaan Kreator Biasa Setiap Rupiah Anggaran Tampak Hasil

Jakarta, katakabar.com - Pelaku usaha yang beriklan di Shopee, Lazada, dan TikTok Shop Indonesia hampir semuanya pernah menghadapi masalah besar dalam iklan tradisional. Kerja sama dengan KOL papan atas yang mahal, bahkan satu konten bisa mencapai Rp5 juta, reputasi influencer dapat bermasalah dan tingkat kepercayaan terhadap iklan turun 8 persen per tahun, pengguna semakin menolak iklan berbayar yang terpusat, jutaan exposure belum tentu menghasilkan transaksi 2 persen, produksi materi membutuhkan waktu 2 hingga 4 minggu dan revisi berulang meningkatkan biaya tenaga kerja, data kampanye juga tidak transparan, sehingga hanya exposure yang terlihat sementara ROI konversi nyata sulit dilacak. Pada 2026, ukuran pasar periklanan digital Indonesia diperkirakan terus meningkat, tetapi 74 persen brand telah meninggalkan strategi yang hanya mengejar exposure berbasis CPM dan beralih ke model berbasis hasil seperti CPA dan CPS. Semua pihak mencari kanal iklan yang berbiaya rendah, memiliki tingkat kepercayaan tinggi, dan transparan dari ujung ke ujung. Dalam konteks inilah Tigo AI (situs resmi: https://tigoads.com) hadir. Dengan dukungan modal dari konsorsium Singapura, Tigo AI membangun ekosistem iklan AI terdesentralisasi pertama di Indonesia untuk mengatasi tiga masalah utama yang dihadapi pelaku e-commerce: 1. Produksi massal materi lokal dengan AI dalam satu langkah: model besar yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia mampu menghasilkan batch video pendek, konten gambar-teks, dan script live yang sesuai untuk TikTok, IG, serta Shopee dalam 0,8 jam. Biaya kreatif dapat ditekan langsung hingga 80%, dengan kapasitas lebih dari 200 materi berbeda per hari untuk A/B testing, sehingga mengakhiri siklus produksi manual yang lambat. 2. Jaringan distribusi rekomendasi oleh jutaan pengguna nyata: tidak lagi bergantung pada monopoli trafik segelintir KOL papan atas. Platform telah membangun jaringan 100 ribu+ kreator lokal biasa yang menjangkau berbagai segmen pengguna. Konten UGC nyata menggantikan iklan hard selling, membangun kepercayaan komunitas yang lebih tinggi dibanding iklan influencer, dan dengan anggaran yang sama mampu meningkatkan jangkauan secara signifikan. 3. Pelacakan hasil end-to-end, bayar berdasarkan konversi: platform hanya mengenakan biaya layanan transparan sebesar 15%, tanpa biaya tersembunyi, dan mendukung model bagi hasil transaksi CPS. Sistem anti-fraud AI menyaring trafik manipulatif dan akun palsu, sementara data exposure, engagement, dan transaksi divisualisasikan secara real time sehingga setiap rupiah anggaran iklan dapat ditelusuri. Untuk brand e-commerce dengan skala berbeda, Tigo AI menyediakan skema kampanye khusus: e-commerce besar dengan GMV bulanan di atas Rp1 miliar mendapat account manager khusus 1-on-1; penjual white-label yang sedang berkembang dengan GMV Rp100 juta–Rp1 miliar akan dicocokkan AI dengan kreator niche yang sesuai; sedangkan toko UMKM dapat mulai beriklan dari Rp50 ribu untuk mempercepat akumulasi ulasan produk yang nyata. Lebih dari 20 brand lokal ternama Indonesia seperti Indofood, Wardah, dan BCA telah bergabung dengan Tigo Ads dan memanfaatkan rekomendasi berbasis AI untuk menurunkan biaya akuisisi pelanggan secara signifikan. Dengan bergabung melalui jalur advertiser sekarang, brand dapat memperoleh kuota uji coba gratis untuk materi kreatif AI dan menangkap momentum pertumbuhan social commerce Indonesia pada 2026 2. Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar Strategi nasional “Indonesia Emas 2045” menempatkan AI dan 5G sebagai akselerator utama digitalisasi. Pada April 2026, implementasi program AI tingkat nasional resmi dijalankan, sementara program pengembangan talenta AI ASEAN berlanjut hingga 2028. Target ekonomi digital pada 2030 berada di kisaran USD200–300 miliar, sedangkan pasar iklan internet diproyeksikan menembus USD16,8 miliar dengan pertumbuhan tahunan majemuk 9,4%. Dengan total populasi 284 juta, 235 juta pengguna internet, dan 143 juta pengguna aktif media sosial, struktur populasi yang muda menjadikan video pendek dan social commerce sebagai skenario utama konsumsi. Sebanyak 83% konsumen Indonesia melakukan pembelian melalui live streaming dan video pendek, sementara TikTok Indonesia memiliki 125 juta pengguna aktif bulanan. Video pendek telah menggantikan pencarian sebagai salah satu kanal utama pengguna dalam menemukan produk. Di tengah tiga momentum besar berupa kebijakan, demografi, dan trafik, model iklan terpusat tradisional masih sulit menangkap pertumbuhan pasar: trafik terkonsentrasi, kepercayaan rendah, dan biaya tetap tinggi. Tigo AI, sebagai platform iklan AI lokal yang patuh regulasi dan didukung modal Singapura, membangun infrastruktur pertumbuhan brand generasi baru di Indonesia untuk menangkap peluang transformasi digital nasional. Platform memiliki izin operasional periklanan dan lisensi direct selling di Indonesia, serta cluster komputasi GPU yang ditempatkan secara lokal untuk memastikan operasi stabil 7×24 jam dan kepatuhan data lokal. Tigo AI juga membangun closed-loop bisnis lima langkah: input kebutuhan brand pembuatan kreatif lokal AIGC distribusi massal oleh jutaan → → → → pengguna biasa feedback data konversi real time AI otomatis mengiterasi strategi penayangan, sehingga membentuk keunggulan data yang semakin presisi seiring bertambahnya kampanye. Berbeda dari agensi iklan tradisional, Tigo AI merupakan platform MaaS (Marketing as a Service) yang lengkap. Platform mencakup promosi lintas skenario untuk lima sektor utama: e-commerce, FMCG, beauty, finance, dan local lifestyle, sekaligus menghubungkan lima kanal trafik utama yaitu TikTok, IG, FB, Shopee, dan Lazada. Bagi advertiser, tidak perlu membangun tim marketing profesional sendiri; cukup terhubung ke platform untuk memiliki AI content factory + jaringan private traffic berbasis jutaan pengguna biasa, selaras dengan arah dukungan transformasi digital nasional dan memungkinkan ekspansi berbiaya rendah ke pasar trafik terbesar di Asia Tenggara. Saat ini platform membuka kuota terbatas advertiser untuk 2026, dengan prioritas pada bisnis lokal dan brand cross border. Advertiser yang bergabung dapat menikmati layanan tambahan AI marketing yang terintegrasi dengan dukungan kebijakan untuk menggali peluang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia bernilai 300 miliar. Akses langsung untuk advertiser: https://tigoads.com 3. Tinggalkan Premium KOL yang Terlalu Mahal! Jaringan Rekomendasi Terdesentralisasi Tigo AI Membentuk Ulang Sistem Kepercayaan Iklan Indonesia Kepercayaan konsumen Indonesia sedang mengalami pergeseran yang sulit dibalik: kepercayaan terhadap endorsement influencer berbayar terus menurun, resistensi Gen Z semakin jelas, dan tingkat kepercayaan terhadap iklan tradisional turun 8% per tahun. Pengguna justru semakin percaya pada pengalaman nyata orang biasa dan pengguna dari komunitas yang sama, sehingga word-of-mouth terdesentralisasi menjadi salah satu kunci konversi. Masalah model iklan tradisional sangat terkonsentrasi: pengaruh dikuasai segelintir KOL papan atas dengan biaya jutaan rupiah per konten, anggaran brand tergerus biaya endorsement; kegagalan satu influencer dapat menggagalkan satu putaran kampanye; dan konten terlalu terasa komersial sehingga pengguna langsung mengenalinya sebagai iklan, melewati konten, dan enggan membeli Tigo AI membangun AI Cuan Network, jaringan distribusi rekomendasi massal pertama di Indonesia, dengan 100 ribu+ kreator pengguna nyata sebagai node distribusi terdesentralisasi. Model ini memecah monopoli trafik dan membentuk tiga lapisan rantai kepercayaan: 1. Lapisan pengalaman nyata: pengguna biasa menerima tugas rekomendasi standar berbasis AI dan membagikan pengalaman penggunaan secara autentik tanpa kesan iklan yang dibuat-buat; 2. Lapisan penyebaran komunitas: komunitas private dan akun media sosial para kreator menyebarkan konten secara alami hingga menjangkau niche dan subkomunitas; 3. Lapisan akumulasi nilai: volume UGC nyata yang besar membangun reputasi brand dan mengendapkan loyalitas pengguna dalam jangka panjang Bagi advertiser, rekomendasi terdesentralisasi memiliki tiga keunggulan utama: 1. Keunggulan biaya: tidak perlu menanggung biaya layanan tinggi dari influencer papan atas; dengan anggaran yang sama, advertiser dapat menyebarkan puluhan ribu konten rekomendasi nyata; 2. Keunggulan kepercayaan: berbagi pengalaman secara native dari pengguna mengurangi resistensi terhadap iklan, dengan tingkat konversi hingga 3 kali iklan hard selling; 3. Diversifikasi risiko: distribusi melalui jutaan node membuat fluktuasi data pada satu akun tidak memengaruhi efektivitas kampanye secara keseluruhan, sehingga ketahanan risiko menjadi jauh lebih kuat. Platform dilengkapi sistem manajemen kreator, moderasi konten, dan anti-fraud yang lengkap. AI secara otomatis memverifikasi keaslian konten dan menyaring posting otomatis untuk memastikan setiap anggaran advertiser benar benar menjangkau pengguna aktif yang nyata. Brand dan platform seperti Shopee, TikTok Shop, Wardah, serta Indofood telah menggunakan model rekomendasi oleh pengguna biasa untuk mendorong penjualan toko dalam jangka panjang. Untuk mulai membangun pemasaran berbasis kepercayaan dengan biaya rendah, akses advertiser: https://tigoads.com 4. Bayar Hanya Saat Ada Hasil! Tiga Model Pendapatan Transparan Tigo AI Membantu Advertiser Indonesia Menghindari Pemborosan Anggaran Sebagian besar platform iklan di Indonesia menggunakan struktur biaya yang kurang jelas, seperti biaya layanan tersembunyi dan paket wajib. Setelah kampanye berjalan, brand sering sulit membedakan biaya exposure dan biaya konversi. Tigo AI menerapkan struktur biaya transparan dan menawarkan tiga model pendapatan yang dapat dipilih advertiser secara bebas. Semua rincian biaya dapat diekspor dari dashboard hanya dengan satu klik tanpa biaya tersembunyi. Model 1: Biaya Layanan Platform Tetap 15% (Kampanye Dasar) Brand membeli sendiri materi AI + trafik rekomendasi pengguna biasa, sementara platform hanya mengenakan biaya layanan standar 15%. Biaya materi dan distribusi tetap dikendalikan penuh oleh brand, setiap pengeluaran dicatat secara real time, sehingga cocok untuk brand menengah dan besar dengan anggaran marketing stabil serta kampanye jangka panjang. Model 2: Bagi Hasil CPS/CPA Berdasarkan Hasil (Pilihan Utama Berisiko Rendah) Advertiser tidak perlu membayar biaya promosi besar di muka. Platform hanya mengambil komisi berdasarkan pesanan yang benar-benar terjadi atau lead valid. Jika tidak ada transaksi, tidak ada biaya tambahan. Model ini sangat sesuai untuk cold start produk baru, penjual kecil dan menengah, serta pengujian produk di toko baru. Advertiser hanya membayar untuk pelanggan nyata sehingga risiko membakar anggaran tanpa hasil dapat ditekan. Model 3: Layanan Data Bernilai Tambah (Operasi Brand Mendalam) Untuk perusahaan yang membutuhkan pembangunan brand jangka panjang, platform menyediakan layanan tambahan seperti analisis data industri dan kompetitor, insight profil konsumen, penyusunan strategi marketing tahunan, serta review materi viral. Layanan dapat dibeli secara terpisah sesuai kebutuhan dan dikombinasikan secara fleksibel dengan paket kampanye. Dashboard visualisasi data end-to-end menjadi fondasi utama transparansi biaya: advertiser dapat melihat penggunaan materi, biaya distribusi kreator biasa, pesanan yang terjadi, serta potongan bagi hasil secara real time. AI otomatis menghasilkan laporan evaluasi kampanye bulanan yang menunjukkan dengan jelas exposure, engagement, dan konversi yang dihasilkan setiap anggaran. Pada saat yang sama, sistem anti-fraud AI memastikan trafik tetap nyata dan mencegah komisi dikenakan pada transaksi palsu. Validasi dari 26 brand terkemuka di berbagai industri menunjukkan bahwa setelah menggunakan model bagi hasil berbasis performa Tigo AI, pemborosan iklan secara keseluruhan berkurang lebih dari 50% dan ROI rata-rata meningkat 2,8 kali. Bergabung sekarang melalui https://tigoads.com, advertiser baru dapat memperoleh pengurangan biaya layanan untuk pesanan pertama. 5. Ambil Posisi di Jalur Pertumbuhan Iklan Indonesia 3 Tahun ke Depan! Bergabung dengan Tigo AI dan Nikmati Pertumbuhan Eksponensial Ekosistem Jutaan Kreator Periode 2026–2028 menjadi jendela emas bagi iklan sosial berbasis AI di Indonesia, dengan ukuran pasar yang diperkirakan tumbuh secara eksponensial. Tigo AI telah menetapkan roadmap pengembangan tiga tahun yang jelas. Advertiser yang bergabung lebih awal dapat menikmati keuntungan ekosistem tahap awal berupa prioritas trafik, biaya, dan sumber daya : 1. 2026 – Tahun Peluncuran: platform menandatangani kerja sama dengan 200 advertiser inti, jaringan kreator melampaui 100 ribu, dan GMV tahunan platform mencapai Rp500 miliar. Brand yang bergabung lebih awal mendapat prioritas pencocokan dengan kreator niche teratas serta akses gratis ke seluruh rangkaian tools kreatif AI; 2. 2027 – Tahun Ekspansi: jumlah kreator meningkat menjadi 500 ribu, advertiser yang bekerja sama mencapai 800, pendapatan operasional mencapai Rp375 miliar, platform menjangkau 90% segmen konsumen utama Indonesia, dan biaya kampanye terus menurun; 3. 2028 – Tahun Unicorn: 1,5 juta kreator aktif bergabung, 2.500 advertiser menandatangani kerja sama, platform menguasai 3%–5% pangsa pasar iklan digital Indonesia, mengakumulasi lebih dari 1 miliar data UGC lokal, dan akurasi model AI mencapai posisi terdepan di industri. Bagi advertiser, keuntungan bergabung lebih awal bukan hanya diskon kampanye jangka pendek, tetapi juga pembangunan aset brand jangka panjang: volume besar konten rekomendasi nyata dari pengguna biasa terus membentuk word-of-mouth berkelanjutan di berbagai platform; aset data yang lengkap membantu platform terus mengoptimalkan strategi kampanye; dalam tiga tahun, brand dapat membangun kanal pertumbuhan terdesentralisasi milik sendiri dan mengurangi ketergantungan pada iklan berbayar tunggal. Ekosistem platform menciptakan situasi saling menguntungkan bagi brand, kreator, dan konsumen: brand menurunkan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi, pengguna biasa memperoleh sumber monetisasi yang stabil, dan konsumen mendapatkan referensi produk yang lebih autentik tanpa lapisan markup perantara. Brand terkemuka di sektor keuangan, beauty, cross-border e-commerce, dan FMCG lokal telah mengamankan posisi kerja sama jangka panjang. Kuota kerja sama advertiser jangka panjang untuk 2026 dibuka secara terbatas. Konsultasi kerja sama pertumbuhan brand jangka panjang: https://tigoads.com

Sinergi Sucofindo-Sukawa Edupark: Wujudkan Pusat Peternakan Berkelanjutan Hulu hingga Hilir Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Sinergi Sucofindo-Sukawa Edupark: Wujudkan Pusat Peternakan Berkelanjutan Hulu hingga Hilir

Magelang, katakabar.com -  PT Sucofindo (Persero) terus perkuat komitmen dorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Sukawa Edupark dalam membangun pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah terintegrasi yang mengedepankan standar pengelolaan peternakan dari hulu hingga hilir di Sukawa Edupark, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, di pekan kedua Agustus 2026 lalu. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat, kualitas pengelolaan peternakan, serta menciptakan ekosistem usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian lokal. Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, Sucofindo sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), turut berperan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kontribusi yang selaras dengan kompetensi dan core business perusahaan. “Sucofindo memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui program TJSL, kami berupaya menghadirkan pemberdayaan yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan. Pengembangan pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Budi Utomo. Budi Utomo melanjutkan dalam kolaborasi tersebut, PT Sucofindo (Persero) turut berkontribusi dalam penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeliharaan ternak dengan mengedepankan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare). Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola peternakan yang lebih etis, higienis, terstandar sekaligus mendukung produktivitas peternakan. “Prinsip animal welfare menjadi bagian penting karena kondisi ternak yang sehat dan terpelihara dengan baik turut mendukung kualitas hasil produksi, termasuk susu kambing yang dihasilkan,” jelas Budi Utomo. PT Sucofindo (Persero) juga mendukung penyediaan fasilitas pengolahan susu kambing etawa sebagai bagian dari penguatan rantai nilai di tingkat hilir. “Dukungan fasilitas pengolahan ini memastikan seluruh proses, mulai dari pemerahan hingga pengolahan produk, berjalan secara sistematis dan higienis sehingga mampu meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk olahan susu etawa lokal,” tutur Budi Utomo. Pada kegiatan sama Kepala Unit TJSL PT Sucofindo (Persero), Nuri Hidayat, menyampaikan pengembangan pusat pelatihan dan edukasi tersebut dirancang tidak hanya untuk menyediakan sarana fisik, tetapi juga sebagai wadah peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kemandirian masyarakat. “Melalui edukasi peternakan yang beretika, para peternak dan pengelola lokal dibekali pemahaman bahwa kesejahteraan hewan merupakan pilar utama dalam menjaga produktivitas usaha dan keberlanjutan ekosistem eduwisata. Kami ingin memastikan bahwa fasilitas yang dibangun dapat menjadi ruang belajar dan praktik yang memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Nuri Hidayat. Menurut Nuri Hidayat, program ini juga selaras dengan kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kehidupan sehat dan sejahtera, tanpa kelaparan, pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. “Secara komprehensif, kolaborasi strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan, antara lain melalui penerapan standar pengelolaan peternakan yang baik, dan peningkatan kesadaran animal welfare, serta tersedianya fasilitas praktik berkualitas bagi berbagai elemen Masyarakat, termasuk peternak. Seluruh Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pusat pelatihan nasional bagi peternakan berkelanjutan,” beber Nuri Hidayat. Selaras dengan pernyataan tersebut, Kepala PT Sucofindo (Persero) Cabang Semarang, Habib Krisna Wijaya, mengatakan bahwa melalui kolaborasi ini, Sukawa Edupark berpotensi menjadi kawasan eduwisata percontohan di wilayah Jawa Tengah yang memadukan etika pemeliharaan hewan, edukasi masyarakat dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. “Sinergi berkelanjutan melalui program TJSL Sucofindo ini diharapkan menciptakan dampak berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan standar pengelolaan kawasan dan mutu produk olahan hingga terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat sekitar,” sebut Habib Krisna Wijaya.

Cara Sesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar Biar Keuangan Tetap Sehat Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Cara Sesuaikan Utang dengan Kemampuan Bayar Biar Keuangan Tetap Sehat

Jakarta, katakabar.com - Mengajukan pinjaman sebaiknya selalu disesuaikan dengan kemampuan bayar, bukan hanya berdasarkan jumlah dana yang dibutuhkan. Dengan mempertimbangkan penghasilan, pengeluaran rutin, dan tujuan penggunaan dana, kamu dapat memilih produk pinjaman yang lebih sesuai sehingga cicilan tetap dapat dikelola dengan baik. Saat ini banyak orang mencari pinjaman cepat, pinjaman bunga rendah, atau pinjaman hanya dengan KTP. Tetapi sebelum mengajukan pinjaman, penting untuk memahami bahwa proses pengajuan dan persetujuan tetap mengikuti evaluasi dari penyedia layanan keuangan sesuai kebijakan yang berlaku. Mengapa Kemampuan Bayar Perlu Menjadi Prioritas? Pinjaman merupakan komitmen finansial yang perlu dipenuhi sesuai perjanjian. Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya hitung terlebih dahulu kondisi keuanganmu. Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan antara lain: - Total penghasilan setiap bulan - Pengeluaran rutin dan kebutuhan pokok - Cicilan yang sedang berjalan - Dana darurat yang dimiliki - Kemampuan membayar cicilan hingga pinjaman lunas Dengan mengetahui kondisi keuangan sejak awal, kamu dapat menentukan jumlah pinjaman yang lebih sesuai dengan kemampuan bayar. Cara Sesuaikan Pinjaman dengan Kemampuan Bayar 1. Pinjam Sesuai Kebutuhan Ajukan pinjaman sesuai tujuan penggunaan dana, bukan berdasarkan limit maksimum yang tersedia. Semakin besar pinjaman, semakin besar pula kewajiban pembayaran yang perlu dipenuhi. 2. Pilih Tenor yang Sesuai Tenor memengaruhi besarnya cicilan bulanan. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan bulanan lebih ringan, sementara tenor yang lebih pendek umumnya membuat pinjaman lebih cepat selesai. Pilih tenor yang sesuai dengan kemampuan finansial dan rencana keuanganmu. 3. Perhatikan Total Biaya Selain mencari pinjaman bunga rendah, pahami juga informasi mengenai biaya lain yang mungkin dikenakan sesuai ketentuan produk, sehingga kamu dapat mengetahui total kewajiban pembayaran secara menyeluruh. 4. Jangan Menggunakan Dana Kebutuhan Pokok Pastikan cicilan tidak mengganggu kebutuhan utama sehari-hari. Sisakan ruang dalam anggaran untuk kebutuhan hidup dan dana darurat. Apakah Pinjaman Cepat Selalu Menjadi Pilihan Terbaik? Banyak orang membutuhkan pinjaman cepat ketika menghadapi kebutuhan mendesak. Namun, kecepatan proses sebaiknya bukan menjadi satu-satunya pertimbangan. Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan juga: - Legalitas penyedia layanan - Suku bunga - Biaya - Tenor - Total kewajiban pembayaran - Syarat dan ketentuan produk Dengan memahami seluruh informasi tersebut, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih sesuai dengan kondisi keuangan. Bagaimana dengan Pinjaman Hanya dengan KTP? Istilah pinjaman hanya dengan KTP cukup sering dicari karena dianggap lebih praktis. Namun, setiap lembaga keuangan memiliki proses verifikasi dan persyaratan yang berbeda sesuai kebijakan masing-masing. Dokumen maupun informasi yang diminta akan disesuaikan dengan proses evaluasi yang dilakukan oleh penyedia layanan. Karena itu, jangan hanya mempertimbangkan kemudahan persyaratan, tetapi pahami juga seluruh informasi produk sebelum mengajukan pinjaman. Kapan Pinjaman Jangka Pendek Tepat Digunakan? Pinjaman jangka pendek dapat menjadi salah satu alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan yang sifatnya sementara atau mendesak, misalnya: - Biaya kesehatan - Kebutuhan pendidikan - Perbaikan rumah yang mendesak - Modal usaha yang telah direncanakan Sebelum memilih tenor, pastikan rencana pembayaran sudah disesuaikan dengan kemampuan finansial agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu. Neo Pinjam, Alternatif Pembiayaan Sesuai Kebutuhan Neo Pinjam adalah layanan pinjaman digital di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan bagi nasabah sesuai hasil evaluasi Bank. Beberapa keunggulan Neo Pinjam: - Pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank - Limit pinjaman hingga Rp100 juta - Pilihan tenor hingga 24 bulan - Proses pengajuan praktis melalui aplikasi - Informasi pinjaman dapat dipantau langsung dari aplikasi Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu telah membaca syarat dan ketentuan, memahami bunga, biaya, tenor, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Menyesuaikan utang dengan kemampuan bayar merupakan langkah penting dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab. Saat mempertimbangkan pinjaman bunga rendah, pinjaman cepat, pinjaman hanya dengan KTP, maupun pinjaman jangka pendek, jangan hanya fokus pada kemudahan proses. Pastikan kamu juga memahami seluruh informasi produk dan memilih jumlah pinjaman serta tenor yang sesuai dengan kondisi keuangan. Jika membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan yang telah direncanakan, Neo Pinjam di aplikasi neobank dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan sesuai hasil evaluasi Bank. Tentang PT BNC Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce.  Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu. Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.  PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Tentukan Arah Industri Kripto Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Perempuan Bukan Sekadar Berpartisipasi, Tetapi Ikut Tentukan Arah Industri Kripto Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Indonesia Blockchain Week (IDBW) edisi keenam yang berlangsung 12 hingga 13 Agustus 2026 sukses terselenggara. Konferensi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di industri blockchain dan Web3, mulai dari pelaku aset digital, perusahaan teknologi finansial, investor, korporasi, hingga pembuat kebijakan dari Indonesia dan berbagai negara. Tahun ini, IDBW 2026 usung tema “Turning Infrastructure into Impact” yang menyoroti perkembangan industri blockchain dari fase pembangunan dan eksperimen menuju penerapan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata. Berbagai topik dibahas, termasuk implementasi blockchain di sektor keuangan dan pembayaran, tokenisasi aset, identitas digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan infrastruktur.  Salah satu sesi yang menjadi perhatian adalah panel bertajuk “Building The Future, Her Way: Women Shaping Indonesia’s Crypto Industry”. Panel yang berlangsung pada 13 Agustus 2026 tersebut mengajak industri menggeser pembahasan mengenai perempuan di sektor kripto: dari sekadar melihat jumlah partisipasi menuju pengakuan atas peran mereka dalam menentukan strategi, bisnis, produk, dan pengembangan komunitas. Indonesia merupakan salah satu pasar kripto dengan tingkat adopsi yang kuat. Dalam Global Crypto Adoption Index 2025, Chainalysis menempatkan Indonesia pada peringkat ketujuh dunia dalam adopsi kripto akar rumput. Sementara, Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 mencatat hampir 20 juta investor kripto di Indonesia. Partisipasi perempuan juga menjadi bagian penting dari perkembangan tersebut. Berdasarkan Gemini 2022 Global State of Crypto Report, perempuan mewakili 51% pemilik aset kripto di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa perempuan telah aktif berpartisipasi. Namun, partisipasi belum tentu diikuti oleh kewenangan yang setara dalam pengambilan keputusan.  Pesan utama sesi panel ini adalah partisipasi tidak sama dengan kuasa untuk menentukan arah industri. Ekosistem kripto perlu memastikan perempuan tidak hanya hadir sebagai pengguna dan investor, tetapi juga memperoleh ruang, kewenangan, dan dukungan untuk membentuk produk, strategi bisnis, serta masa depan industri. Diskusi dimoderatori oleh Rieka Handayani, SVP Marketing BTSE Indonesia, bersama empat panelis, diantaranya Stephanie Kusnadi, CSO BTSE Indonesia, Rika Hariman, CEO & Director CAMP Investment Technology, Theresa Tjandrawinata, Co-Founder & CEO yapp.com; Nadia Putri, Product Manager D3 Labs; serta Angelina Vivian, Bank 3.0 Business Development Manager Nobu.  Dalam diskusi tersebut, para panelis menguraikan berbagai keputusan konkret yang pernah mereka ambil, mulai dari keputusan bisnis dan pengembangan produk hingga strategi komunitas. Mereka juga membagikan tantangan yang dihadapi dalam perjalanan menuju posisi kepemimpinan serta perubahan yang terjadi ketika perempuan memiliki suara langsung di ruang pengambilan keputusan. Pendekatan tersebut menempatkan pengalaman kepemimpinan perempuan sebagai bukti nyata, bukan sekadar narasi mengenai keberagaman.  “Kehadiran perempuan di industri kripto perlu dilihat bukan hanya dari jumlah pengguna, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan mereka untuk ikut menentukan arah produk, bisnis, dan komunitas. Ketika lebih banyak perempuan berada di ruang pengambilan keputusan, industri memperoleh perspektif yang lebih luas dan fondasi pertumbuhan yang lebih inklusif,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia. Diskusi ditutup dengan pesan setiap perempuan harus memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dan memimpin. Selain tersedianya kesempatan, perempuan juga perlu memperoleh kepemilikan atas tanggung jawab yang diberikan, didukung untuk menetapkan skala prioritas, dan memiliki ruang untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal. “Indonesia telah menunjukkan bahwa perempuan berpartisipasi aktif dalam industri ini. Tetapi, peran perempuan tidak hanya dapat dinilai dari jumlahnya. Hal yang lebih penting adalah seberapa banyak perempuan yang memperoleh kesempatan, kepercayaan diri, dan ruang untuk ikut menentukan ke mana industri ini akan bergerak selanjutnya,” ucap Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia.

Sepuluh Aplikasi Kasir Terbaik di Indonesia 2026 untuk Retail dan F&B Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Sepuluh Aplikasi Kasir Terbaik di Indonesia 2026 untuk Retail dan F&B

Jakarta, katakabar.com - Seiring berkembangnya bisnis, memilih aplikasi kasir tidak lagi hanya soal harga, tetapi juga fitur, kemudahan penggunaan, dan kemampuan mendukung operasional yang lebih efisien. Digitalisasi membuat semakin banyak pelaku usaha retail dan F&B beralih menggunakan aplikasi kasir (Point of Sale/POS) untuk mengelola operasional bisnis. Jika sebelumnya kasir hanya berfungsi mencatat transaksi, kini sistem POS mampu mengelola stok, menerima pembayaran digital, memantau performa penjualan, hingga menyajikan laporan bisnis secara real-time dalam satu platform. Banyaknya pilihan aplikasi kasir di Indonesia membuat pelaku usaha perlu lebih cermat sebelum menentukan solusi yang digunakan. Selain harga, faktor seperti kemudahan penggunaan, dukungan QRIS, kemampuan offline, pengelolaan multi-outlet, serta kualitas laporan menjadi pertimbangan penting agar sistem yang dipilih dapat mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Berikut adalah 10 aplikasi kasir terbaik di Indonesia tahun 2026 yang banyak digunakan oleh bisnis retail maupun F&B. 1. POST POST merupakan aplikasi POS yang dirancang untuk membantu bisnis retail, restoran, kafe, dan berbagai jenis usaha mengelola operasional dalam satu platform. Sistem ini menyediakan manajemen stok otomatis, laporan penjualan real-time, pembayaran QRIS, manajemen karyawan, hingga pengelolaan multi-outlet. Salah satu keunggulan POST adalah kemampuannya tetap beroperasi saat koneksi internet tidak stabil melalui mode offline, serta model harga berbasis paket (tier) yang memudahkan bisnis berkembang tanpa biaya tambahan per outlet. Cocok untuk: UMKM, retail, restoran, kafe, dan bisnis multi-cabang. 2. Moka POS Moka POS dikenal sebagai salah satu aplikasi kasir yang banyak digunakan oleh bisnis retail dan F&B. Sistem ini menawarkan antarmuka yang mudah dipahami, laporan penjualan, manajemen inventaris, serta integrasi pembayaran digital. Cocok untuk: retail dan restoran skala kecil hingga menengah. 3. Majoo Majoo menghadirkan solusi bisnis yang menggabungkan aplikasi kasir dengan manajemen inventaris, keuangan, CRM, hingga pengelolaan karyawan dalam satu ekosistem. Cocok untuk: UMKM yang membutuhkan fitur bisnis lebih lengkap. 4. Pawoon Pawoon cukup populer di kalangan bisnis kuliner karena menyediakan fitur yang mendukung operasional restoran, mulai dari pencatatan pesanan, pengelolaan meja, hingga inventaris. Cocok untuk: restoran, kafe, dan usaha F&B. 5. Olsera POS Olsera menawarkan integrasi antara toko offline dan online sehingga memudahkan pelaku usaha mengelola stok dari berbagai kanal penjualan dalam satu dashboard. Cocok untuk: retail yang menjalankan penjualan omnichannel. 6. Qasir Qasir menjadi salah satu pilihan bagi UMKM karena menyediakan versi gratis dengan fitur dasar yang cukup lengkap untuk usaha yang baru berkembang. Cocok untuk: usaha mikro dan bisnis yang baru memulai digitalisasi. 7. ESB POS ESB POS berfokus pada industri F&B dengan fitur operasional restoran seperti kitchen display, manajemen meja, hingga integrasi pemesanan. Cocok untuk: restoran dan jaringan F&B. 8. iReap POS iReap POS menawarkan solusi kasir berbasis Android dengan fitur inventaris, barcode, serta laporan penjualan yang mudah digunakan oleh usaha kecil. Cocok untuk: toko retail dan minimarket. 9. Kasir Pintar Kasir Pintar menyediakan aplikasi kasir yang mudah digunakan dengan fitur pencatatan transaksi, stok, serta laporan bisnis untuk UMKM. Cocok untuk: toko kelontong dan usaha retail kecil. 10. TruePOS TruePOS menawarkan sistem kasir dengan fitur transaksi, inventaris, dan pelaporan yang dapat digunakan oleh berbagai jenis usaha retail. Cocok untuk: retail skala kecil hingga menengah. Bagaimana Memilih Aplikasi Kasir Tepat? Tidak semua bisnis membutuhkan fitur yang sama. Sebelum memilih aplikasi kasir, pertimbangkan beberapa hal berikut: - Kemudahan penggunaan oleh seluruh karyawan. - Manajemen stok otomatis dan laporan penjualan real-time. - Dukungan pembayaran digital seperti QRIS. - Kemampuan berjalan secara offline saat internet bermasalah. - Dukungan multi-outlet jika bisnis akan berkembang. - Harga yang transparan dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Memilih sistem POS yang tepat bukan hanya membantu mempercepat transaksi, tetapi juga memberikan data yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan bisnis secara lebih akurat. Solusi POS untuk Bisnis Ingin Bertumbuh Bagi pelaku usaha yang mencari aplikasi kasir dengan fitur lengkap namun tetap mudah digunakan, POST menjadi salah satu solusi yang layak dipertimbangkan. POST mengintegrasikan transaksi, manajemen stok, pembayaran QRIS, laporan bisnis, hingga pengelolaan banyak outlet dalam satu platform, sehingga operasional retail maupun F&B dapat berjalan lebih efisien. Dengan dukungan mode offline, dashboard real-time, serta model harga yang fleksibel, POST dirancang untuk membantu UMKM hingga bisnis multi-cabang mengelola operasional sekaligus mendukung pertumbuhan usaha di masa depan.