Edukasi

Sorotan terbaru dari Tag # Edukasi

QuickPro Gelar Meet Up Bandung 2026, Dorong Trader Emas Lebih Mandiri Lewat Edukasi Ekonomi
Ekonomi
16 jam yang lalu

QuickPro Gelar Meet Up Bandung 2026, Dorong Trader Emas Lebih Mandiri Lewat Edukasi

Jakarta, katakabar.com - Meningkatnya minat terhadap trading emas mendorong kebutuhan edukasi yang lebih praktis. Melalui QuickPro Meet Up Bandung 2026, QuickPro membekali trader dengan strategi, analisa pasar, dan dukungan komunitas agar mampu mengambil keputusan trading secara mandiri serta tidak lagi bergantung pada sinyal trading. Meningkatnya minat masyarakat terhadap trading emas (XAUUSD) dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong kebutuhan akan edukasi yang lebih praktis dan mudah diterapkan. Di tengah perkembangan tersebut, masih banyak trader yang mengandalkan sinyal trading tanpa memahami proses analisa yang mendasarinya. Kondisi ini sering membuat trader kesulitan membaca peluang market secara mandiri, kurang percaya diri dalam mengambil keputusan, serta kesulitan beradaptasi ketika kondisi pasar berubah. Melihat kebutuhan tersebut, QuickPro kembali gelar QuickPro Meet Up Bandung 2026 yang telah berlangsung pada 26 Juni 2026 di Function Rooms Menara Asia Afrika Lt.1, Bandung. Acara ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses edukasi trading yang lebih praktis, aplikatif, dan mudah dipahami oleh trader Indonesia. QuickPro Perkuat Posisi Tempat Edukasi Favoritnya Trader Emas Seiring berkembangnya industri trading di Indonesia, kebutuhan trader tidak lagi sebatas mencari platform untuk bertransaksi. Banyak trader kini mencari wadah belajar yang dapat membantu mereka memahami market secara lebih mendalam. Melalui berbagai program edukasi yang telah dijalankan, mulai dari analisa harian, webinar strategi, komunitas trader, hingga event tatap muka di berbagai kota, QuickPro terus memperkuat posisinya sebagai tempat edukasi favorit trader emas Indonesia. "QuickPro saat ini dikenal bukan hanya sebagai broker dan platform trading, tetapi sebagai tempat belajar favoritnya trader emas Indonesia. Melalui edukasi yang praktis, komunitas yang aktif, kami ingin membantu lebih banyak trader berkembang dan mampu mengambil keputusan trading secara mandiri," ujar perwakilan manajemen QuickPro. Perubahan Perilaku Trader: Dari Ikut Sinyal ke Analisa Mandiri Menurut QuickPro, terjadi perubahan pola pikir di kalangan trader retail dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya banyak trader berfokus mencari sinyal trading, kini semakin banyak yang ingin memahami proses analisa agar dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Kesadaran ini muncul karena trader mulai memahami bahwa kondisi market terus berubah dan tidak selalu bisa dihadapi hanya dengan mengikuti rekomendasi pihak lain. Kemampuan membaca peluang market, memahami momentum pergerakan harga, serta mengelola risiko menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh trader modern. Hadirkan Strategi Spider Scalper dan Live Bedah Market Sebagai bagian dari materi utama, peserta mendapatkan edukasi strategi Spider Scalper yang dirancang untuk membantu trader menemukan peluang entry dengan pendekatan yang lebih terukur pada market Gold dan Forex. Selain sesi materi, peserta juga mengikuti Live Trade Session dan Bedah Market yang memungkinkan mereka melihat secara langsung bagaimana proses analisa dilakukan dalam kondisi market yang sesungguhnya. QuickPro berharap pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif ini dapat membantu trader memahami market secara lebih mudah dibanding hanya mempelajari teori semata. Komunitas Menjadi Faktor Penting dalam Perjalanan Trader Tidak hanya menghadirkan materi edukasi, acara ini juga menjadi sarana bagi trader untuk memperluas jaringan dan berdiskusi dengan sesama pelaku pasar. Peserta  mendapatkan kesempatan mengikuti sesi networking bersama komunitas trader QuickPro, serta sesi sharing bersama Bapak Kadjatni sebagai Ketua BAKTI dan Dewan Penasehat Aspebtindo (Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia), beliau membahas tentang perkembangan industri perdagangan berjangka dan pentingnya peningkatan literasi trader di Indonesia. Bagi QuickPro, komunitas yang aktif merupakan salah satu faktor penting dalam membantu trader berkembang secara berkelanjutan melalui pertukaran pengalaman, diskusi, dan pembelajaran bersama. Mendorong Trader Indonesia Lebih Mandiri QuickPro meyakini perkembangan trader tidak hanya ditentukan oleh strategi trading semata, tetapi juga oleh akses terhadap edukasi yang berkualitas, komunitas yang aktif, serta kemampuan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang. "Tujuan utama acara ini bukan sekadar mengajarkan strategi trading dengan mudah, tetapi membantu trader emas memahami cara berpikir dalam membaca peluang market emas secara lebih terukur," lanjut perwakilan QuickPro. Melalui penyelenggaraan QuickPro Meet Up Bandung 2026, perusahaan berharap dapat mendorong lebih banyak trader Indonesia untuk membangun kemampuan analisa secara mandiri sehingga tidak selalu bergantung pada sinyal dari pihak lain dalam mengambil keputusan trading. Tentang QuickPro QuickPro hadir dengan visi membantu trader emas Indonesia berkembang melalui edukasi, analisa market, dan teknologi trading yang lebih mudah dipahami. Sesuai dengan tagline “Favoritnya Trader Emas Indonesia”, QuickPro berkomitmen menghadirkan ekosistem trading yang membantu trader mulai dari pemula hingga profesional dalam mengambil keputusan trading secara lebih terarah. Melalui aplikasi QuickPro, trader dapat mengakses layanan trading, analisa market, edukasi, serta komunitas dalam satu platform yang dirancang untuk memberikan pengalaman trading yang lebih mudah, cepat, dan terpercaya.

Tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur Fikkia Gencarkan Edukasi Pembenihan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 01 Juli 2026 | 10:17 WIB

Tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur Fikkia Gencarkan Edukasi Pembenihan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi

Banyuwangi, katakabar.com - Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam, dan keanekaragaman hayati perairan yang sangat melimpah. Setiap wilayah memiliki species ikan lokal air tawar dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Tetapi, keberadaan ikan tersebut kini kian menurun akibat praktik penangkapan berlebih (overfishing), masuknya species ikan invasif serta degradasi habitat aslinya. Sebagai upaya pelestarian ikan lokal air tawar di Indonesia, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga mulai mengajak generasi muda untuk terlibat langsung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan workshop mengenai optimalisasi pembenihan ikan lokal air tawar di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, di pekan kedua Juni 2026 lalu.  Kegiatan ini melibatkan narasumber sekaligus dosen yang ahli dibidangnya, mahasiswa dan 50 siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi. Suciyono, S.St.Pi., M.P., Ketua Pelaksana Tim Pengmas, menjelaskan kegiatan transfer pengetahuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, dan keterampilan siswa pada kegiatan pembenihan ikan lokal air tawar sebagai upaya pelestarian sumber daya perairan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ikan lokal air tawar melalui penerapan teknik budidaya dan pembenihan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini diharakan dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi ikan lokal serta mampu mengamplikasikan pengetahuan pembenihan secara langsung di lingkungan sekolah maupun masyarakat nantinya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Glagah, Suparman, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat bekerja sama dengan instansi terkait khususnya dalam pelestarian dan pengembangan budidaya ikan lokal air tawar di lingkungan sekolah," ucapnya. Sesi materi worksop dibuka Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. Ia mengenalkan berbagai jenis ikan lokal air tawar yang ada di Indonesia dan menekankan pentingnya pelestarian melalui restocking budidaya dan konservasi habitat. “Alasan utama kita perlu membudidayakan ikan lokal air tawar karena populasinya semakin menurun” tuturnya. Materi berikutnya disampaikan Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si yang membahas manajemen pemeliharaan induk dan larva ikan lokal air tawar berdasarkan aspek nutrisi. Hapsari menjelaskan bahwa nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi dan sistem imun ikan. Selain itu manajemen pemberian pakan muali dari frekuensi, proporsi hingga konsistensi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan ikan lokal air tawar. Di sesi terakhir, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si mengangkat topik pembenihan ikan lokal air tawar. Ia menyoroti mengenai keterbatasan stok dan kualitas induk sebagai tantangan utama yang berdampak pada kualitas dan kuantitas benih. Berbagai teknik pembenihan seperti rekasaya genetika, media conditioning serta manipulasi pemijahan juga turut dijelaskan kepada siswa. “Pembenihan merupakan fondasi utama dalam budidaya. Tanpa adanya pembenihan, tidak akan ada pembesaran. Tanpa pembenihan, akuakultur tidak akan berjalan," tegasnya. Sebagai bentuk implementasi, tim pengabdian masyarakat juga mengenalkan secara langsung metode pembenihan ikan lokal kepada siswa, mulai dari pemilihan induk, teknik pemijahan, hingga penanganan larva. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam kegiatan budidaya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan nyata, tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur FIKKIA Unair turut menyumbangkan beberapa pasang indukan ikan lokal kepada pihak sekolah, diantaranya nilem (Osteochilus haselti), Muraganting (Systomus sp.), Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), Ikan Dewa (Neolissochilus soroides), dan Tawes (Puntius javanicus). Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai stok induk untuk kegiatan pembenihan di lingkungan sekolah. Antusiasme siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI APAT 2, Rocella berharap kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan. “Saya Berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena memberikan banyak wawasan mengenai cara pembenihan ikan lokal air tawar yang lebih dalam," timpalnya. Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan penurunan populasi ikan lokal khususnya di Banyuwangi dapat teratasi melalui pendekatan edukasi, konservasi, dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan

Jakarta, katakabar.com -  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tegaskan komitmen dukung kesehatan masyarakat dan aksi kemanusiaan lewat pelaksanaan PTPN Blood Donor Day 2026 di Ballroom Gedung Agro Plaza Lantai 18, Jakarta, Kamis (18/6) lalu. Kegiatab usung tema “One Drop of Humanity. Give Blood, Save Lives'. Selain menghadirkan layanan donor darah, berbagai program edukasi dan pemeriksaan kesehatan melalui rangkaian kegiatan Health Talks dan Health & Wellness Booths yang dapat diakses seluruh peserta. Di sesi Health Talks yang dipandu Melaney Ricardo, peserta memperoleh wawasan sekaligus berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber mengenai pentingnya donor darah, serta gaya hidup sehat dari para narasumber yakni dr. Reisa Broto Asmoro, serta dr. Santi Christiani, Sp.PD-KHOM, yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait kesehatan serta pentingnya menjaga kualitas hidup melalui tindakan preventif dan kepedulian terhadap sesama. Selain donor darah, peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, antara lain Rapid Test (pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah), Skin Check, Pap Smear, Body Mass Index, Naluri Wellness, serta Pemeriksaan Payudara Klinis yang didukung oleh PMI Kabupaten Tangerang, Kimia Farma, Naluri dan Siloam Hospitals. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PTPN Group dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat. Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, menyampaikan kegiatan ini wujud komitmen PTPN Group dalam membangun budaya kepedulian sosial dan semangat kerelawanan melalui program Employee Volunteering Day, sekaligus mendukung implementasi Program PTPN Sehat sebagai salah satu dari 9 Inisiatif Strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group. Program tersebut menempatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian penting dari budaya kerja perusahaan yang berkelanjutan. "Melalui PTPN Blood Donor Day, kami ingin mengajak Nusantara EntrePlanters PTPN Group serta masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donor darah menumbuhkan semangat kerelawanan dan kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan," ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta dan pendonor, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) juga menyediakan berbagai doorprize yang dapat diikuti oleh seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan. PTPN Group berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya hidup sehat, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain Nasional
Nasional
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain

Jakarta, katakabar.com - PT Railink (KAI Bandara) terus tunjukkan komitmen meningkatkan literasi transportasi publik dan keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Sepanjang tahun 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 96.389 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum di berbagai wilayah operasional KAI Bandara. Dari total peserta tersebut, wilayah Yogyakarta mencatat jumlah peserta tertinggi dengan 61.852 peserta, sementara wilayah Medan berhasil menjangkau 34.537 peserta. Program Edutrain menjadi salah satu sarana bagi KAI Bandara untuk memperkenalkan layanan transportasi perkeretaapian, budaya keselamatan, serta pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Lewat kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga peran transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan Edutrain merupakan bentuk kontribusi perusahaan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan pemanfaatan transportasi publik sejak dini. "Program Edutrain tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi upaya kami dalam menanamkan budaya keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami bersyukur sepanjang tahun 2026 program ini mendapat antusiasme yang sangat baik dari masyarakat di Medan maupun Yogyakarta," kata Porwanto. Porwanto menambahkan KAI Bandara akan terus mengembangkan program-program edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan transportasi publik yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan prima. "Kami percaya edukasi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik. Melalui Edutrain, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan perjalanan dan menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," terangnya. Ke depan, KAI Bandara akan terus memperluas jangkauan program Edutrain melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia perkeretaapian dan transportasi publik. KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi Nusantara
Nusantara
Minggu, 07 Juni 2026 | 11:07 WIB

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi

Pasuruan, katakabar.com -  PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menghidupkan kembali kawasan bersejarah Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sebagai pusat edukasi dan penggerak ekonomi berbasis heritage. Melalui penataan kawasan cagar budaya dan pengembangan museum gula, PT RPN mendorong pemanfaatan warisan sejarah tidak hanya sebagai objek pelestarian, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran publik dan sumber nilai tambah bagi masyarakat. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan usung tema “Adaptif Bangunan Gedung Cagar Budaya untuk Mendukung Kesejahteraan Masyarakat” yang digelar melalui sinergi dan kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di kompleks P3GI, Pasuruan. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, akademisi, serta pegiat pelestarian budaya dalam membahas strategi pemanfaatan kawasan heritage secara berkelanjutan. Kepala P3GI, Aris Lukito, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari peran strategis PT RPN sebagai holding knowledge di sektor perkebunan. “Kami ingin P3GI tidak hanya menjadi pusat penelitian, tetapi juga tempat edukasi sejarah dan teknologi gula,” kata Aris. Sejak ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Pasuruan pada 2020 dan meningkat menjadi cagar budaya tingkat provinsi pada 2021, kawasan P3GI terus dikembangkan secara bertahap. Sejak 2023, revitalisasi difokuskan pada penguatan fungsi edukasi melalui museum gula serta pengelolaan kawasan berbasis pelestarian. Pengakuan terhadap nilai historis dan intelektual P3GI juga semakin menguat, ditandai dengan arsip sejarahnya yang telah memperoleh pengakuan Memory of the World (MoW) tingkat provinsi dan tengah diajukan ke UNESCO. Pemerintah daerah turut mengapresiasi langkah tersebut. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Agus Budi Darmawan, menyebut P3GI sebagai model pemanfaatan cagar budaya yang produktif. “P3GI menjadi contoh bagaimana bangunan cagar budaya dapat dirawat dan dimanfaatkan untuk edukasi masyarakat serta generasi muda,” jelasnya. Kepala Bidang Cagar Budaya dan Sejarah Disbudpar Jawa Timur, Satria Devi Kurniawan, menegaskan keberhasilan pelestarian terletak pada kemampuannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Cagar budaya bukan hanya tentang menjaga bangunan lama, tetapi bagaimana kawasan tersebut bisa hidup, bermanfaat, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Melalui sinergi antara PT RPN, pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya, kawasan P3GI diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pengelolaan heritage yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menghubungkan warisan masa lalu dengan kebutuhan masa depan.

Gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, BPDP Edukasi Mahasiswa Biar Paham Sawit Sawit
Sawit
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:15 WIB

Gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, BPDP Edukasi Mahasiswa Biar Paham Sawit

Denpasar, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan literasi generasi muda terkait sektor perkebunan. Pergelaran ini wadah edukasi bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih komprehensif peran strategis industri kelapa sawit Indonesia, termasuk peluang, tantangan, serta arah pengembangannya di masa mendatang. Lebih dari 300 peserta mahasiswa mengikuti pergelaran dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, dan praktisi industri guna memberikan perspektif yang objektif, dan berbasis data mengenai sektor kelapa sawit Indonesia. Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, menerangkan GenSawit di antara upaya BPDP dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, kelapa sawit menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Hingga tahun 2025, luas perkebunan sawit Indonesia mencapai sekitar 16,8 juta hektar, dengan sekitar 42 persen di antaranya dikelola oleh perkebunan rakyat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sawit bukan hanya industri berskala besar, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia. "Indonesia saat ini masih menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi sekitar 46,5 juta ton pada tahun 2025, menghasilkan devisa sekitar US$30,5 miliar, serta menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 19,5 juta orang, baik secara langsung maupun tidak langsung," jelasnya. Selain berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tambah Aida, industri sawit juga mendukung ketahanan energi melalui implementasi program biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi energi yang lebih berkelanjutan dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. Pada pergelaran tersebut, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, menjabarkan materi mengenai peran komoditas kelapa sawit dalam perekonomian nasional serta pentingnya pembangunan industri sawit yang berkelanjutan (sustainable). Dalam pemaparannya, Prof. Yanto bedah komoditas kelapa sawit memiliki kontribusi besar mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan devisa negara, hingga penguatan ekonomi daerah. Di sisi lain, kupasnya, aspek keberlanjutan juga menjadi faktor penting agar industri sawit mampu terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan. Sedang, Djono Albar Burhan, Ketua Departemen SDM dan Hubungan Internasional DPP APKASINDO, menguraimateri mengenai manfaat dan peran kelapa sawit bagi petani Indonesia. Kata Djono, industri sawit tidak hanya berkaitan dengan perusahaan besar, tetapi juga melibatkan jutaan petani rakyat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor tersebut. "Keberadaan sawit memberikan manfaat ekonomi yang luas melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Lebih lanjut," terangnya. Djono menekankan pentingnya dukungan terhadap petani melalui peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan industri sawit yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. "Melalui paparan para narasumber, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sektor sawit, mulai dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional hingga manfaatnya bagi masyarakat dan petani Indonesia," harapnya. BPDP menginginkan lewat kegiatan GenSawit ini generasi muda tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi melalui inovasi, penelitian, teknologi, dan penguatan narasi berbasis data. Kegiatan GenSawit 2026 diharapkan mampu memperluas wawasan peserta, meningkatkan kepedulian terhadap sektor perkebunan, serta mendorong lahirnya ide, dan kontribusi nyata bagi masa depan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.

Utamakan Keselamatan Masyarakat, PHR Taja Sosialisasi dan Edukasi di Rantau Kopar Riau
Riau
Selasa, 26 Mei 2026 | 15:09 WIB

Utamakan Keselamatan Masyarakat, PHR Taja Sosialisasi dan Edukasi di Rantau Kopar

Rokan Hilir, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan taja Sosialisasi Keselamatan Masyarakat di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini bentuk komitmen nyata menjaga keselamatan masyarakat di sekitar area kerjam Sosialisasi dan edukasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) warga dan generasi muda mengenai pentingnya mematuhi aspek keselamatan, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di dekat wilayah operasi hulu migas. Mengingat, lokasi tersebut berdampingan dengan jalur pipa, fasilitas produksi, kelistrikan hingga sumur migas. Edukasi mengenai potensi bahaya dan langkah pencegahannya menjadi hal yang sangat penting demi menciptakan lingkungan yang aman dan selamat bagi semua pihak. Lurah Rantau Kopar, Nurhidayati, sampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PHR. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan operasional migas sangat dibutuhkan oleh masyarakat Rantau Kopar. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi keselamatan masyarakat yang dilaksanakan oleh PHR ini. Mengingat banyak warga kami yang tinggal dan beraktivitas di wilayah sekitar operasi, pemahaman seperti ini sangatlah penting demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Nurhidayati. Guna memastikan pesan keselamatan ini tersebar luas, Nurhidayati sengaja melibatkan para perangkat lingkungan dalam kegiatan ini. "Kami mengajak beberapa Ketua RT dan RW yang wilayahnya dekat dengan operasi PHR. Harapannya, setelah mendapatkan pemahaman dari sosialisasi ini, mereka dapat meneruskan dan menyampaikan kembali pesan-pesan keselamatan tersebut secara langsung kepada warga di lingkungannya masing-masing," ucapnya. Selain menyasar masyarakat umum lewat perangkat desa, sosialisasi ini juga menyentuh sektor pendidikan dengan merangkul para pelajar. Langkah kolaboratif ini disambut baik oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Rantau Kopar, Slamet Ginanjar. "Kami berterima kasih kepada PHR yang telah mengajak sekolah kami berkolaborasi dalam kegiatan yang sangat bagus ini," tutur Slamet. Slamet berharap, edukasi sejak dini ini dapat membentuk karakter siswa yang lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. "Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para siswa dapat memahami dan lebih waspada akan potensi bahaya yang ada di sekitar lingkungan sekolah, jalan raya, maupun wilayah operasi PHR yang berada dekat dengan rumah mereka," imbuhnya. Melalui program sosialisasi yang berkelanjutan ini, PHR berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah setempat dan institusi pendidikan. Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitar area operasi merupakan hal yang utama. "Kesadaran bersama yang tertanam di tengah masyarakat diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional migas dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keselamatan warga di sekitar wilayah operasi tetap menjadi yang utama," terangnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Cegah PMK Untuk Ketapang, Kapolsek KSKP Tembilahan Gercep Edukasi Peternak Kambing Hukrim
Hukrim
Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:22 WIB

Cegah PMK Untuk Ketapang, Kapolsek KSKP Tembilahan Gercep Edukasi Peternak Kambing

Tembilahan, katakabar.com - Sebagai upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Kapolsek Kawasan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan, Ipda Parna B. Simarmata, bersama personel Polsek KSKP Tembilahan turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan kepada para peternak kambing di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (22/5). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap penguatan sektor peternakan sebagai salah satu penopang utama swasembada pangan daerah. Pada kegiatan yang dilaksanakan di sentra peternakan masyarakat itu, Kapolsek memberikan edukasi mengenai pentingnya manajemen kesehatan hewan ternak guna meningkatkan kualitas dan produktivitas kambing. Penyuluhan difokuskan pada langkah-langkah pencegahan penyakit ternak, termasuk antisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang dapat berdampak pada menurunnya produksi dan kualitas hewan ternak. Kapolsek KSKP Tembilahan, Ipda Parna B. Simarmata, menegaskan keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, tetapi juga sektor peternakan yang memiliki kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan protein masyarakat. “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi juga bagaimana sektor peternakan mampu berkembang dengan baik. Jika kesehatan ternak terjaga, produktivitas meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri. Karena itu, kami hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para peternak,” ujarnya. Di penyuluhan tersebut, para peternak diimbau untuk menjaga kebersihan kandang, memastikan kualitas pakan ternak tetap baik, serta melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular yang dapat merugikan peternak maupun masyarakat luas. Selain memberikan edukasi, jajaran Polsek KSKP Tembilahan juga membuka ruang dialog bersama para peternak guna mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari persoalan pakan, perawatan ternak, hingga penanganan kesehatan hewan. Polisi juga siap berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan ternak secara massal. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat peternak. Mereka mengaku terbantu dengan adanya perhatian dan pendampingan langsung dari pihak kepolisian, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola peternakan yang sehat dan produktif. Melalui kegiatan penyuluhan ini, Polsek KSKP Tembilahan berharap sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat peternak dapat terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris Tegak Paripurna Lifestyle
Lifestyle
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:47 WIB

Jangan Tergiur Harga! napocut Edukasi Cara Bedakan Hijab Paris Tegak Paripurna

Jakarta, katakabar.com - Di tengah banyaknya pilihan hijab di pasaran, hijab Paris premium tetap jadi favorit banyak perempuan di Indonesia. Tetapi, jangan sampai kamu terjebak dengan penawaran harga yang kelewat murah, ya! Sering kali, kualitas yang didapat malah bikin kecewa, mulai dari bahan yang lemas, susah dibentuk, sampai cepat banget kusut. Memahami keresahan ini, napocut hadir untuk bantu kamu tahu perbedaan antara ciri hijab Paris original dengan produk tiruan yang kini banyak beredar. Keunggulan Voile Premium Japan (Paris) dari napocut Buat kamu para perempuan aktif atau seorang working mom dengan mobilitas tinggi, waktu di pagi hari itu sangat berharga. Koleksi hijab Paris dari napocut hadir menggunakan material Voile Premium Japan (Paris) yang dirancang khusus untuk menemani aktivitas harianmu. Kenapa hijab ini spesial? Meskipun bahannya ringan dan nggak bulky saat dipakai, dia tetap bisa tegak sempurna di dahi. Selain itu, material ini minim kusut! Jadi, kamu bisa tampil sat-set di pagi hari tanpa harus repot menyetrika dulu. Cukup pakai, bentuk sedikit, dan kamu siap beraktivitas dengan tampilan rapi dan elegan seharian. Cara Membedakan Hijab Paris Premium dan Biasa Supaya kamu nggak salah beli lagi, coba perhatikan beberapa poin penting saat membedakan beda Paris premium dan biasa berikut ini: 1. Tekstur dan Kualitas Serat: Hijab Paris segiempat yang berkualitas punya tenunan kain yang rapat dan konsisten. Beda banget sama material murah yang cenderung tipis, menerawang, dan mudah melar. 2. Efek Tegak Paripurna: Hijab premium punya struktur yang pas, jadi bisa tegak paripurna di dahi sepanjang hari tanpa perlu banyak jarum atau effort berlebih. 3. Durabilitas Tinggi: Material Hijab Paris Premium sudah teruji tidak mudah berbulu, bahkan setelah dicuci dengan tangan lebih dari 100 kali. Jadi, koleksi hijabmu tetap awet dan tampak seperti baru dalam jangka waktu yang lama.  Investasi Kenyamanan Bersama napocut Jangan biarkan selisih harga bikin kenyamanan dan penampilanmu terganggu. Memilih hijab Paris Segiempat yang tepat itu investasi supaya kamu makin pede setiap hari. Yuk, rasakan sendiri bedanya! Dapatkan koleksi hijab Paris dari napocut yang sudah terbukti asli, tegak paripurna, dan praktis buat nemenin aktivitas harianmu. Kamu bisa langsung cek koleksi lengkapnya di napocut.com.

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto tegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026. Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menggelar rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di Universitas Indonesia, Depok. Seluruh kegiatan tersebut telah diikuti lebih dari 300 peserta. Melalui program ini, Tokocrypto berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman kripto yang lebih komprehensif. Ke depan, perusahaan berencana menjangkau lebih banyak kota untuk memperkuat literasi dan inklusi kripto di Indonesia. “Industri kripto hanya bisa tumbuh secara berkelanjutan jika masyarakat memahami manfaat, risiko, dan cara menggunakannya dengan bijak. Karena itu, edukasi akan terus menjadi fokus perusahaan,” kata CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Calvin mengatakan edukasi menjadi prioritas paling berdampak untuk memperluas inklusi kripto saat ini. Menurutnya, pemahaman yang baik menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat mengenal aset digital secara lebih sehat dan bertanggung jawab. “Edukasi adalah pintu masuk kepercayaan. Pengguna perlu memahami apa itu kripto, bagaimana potensinya, serta apa saja risikonya sebelum mengambil keputusan investasi,” jelas Calvin. Fokus Edukasi dan Literasi Calvin menilai regulasi dan inovasi produk tetap memiliki peran penting dalam perkembangan industri kripto. Namun, dampak keduanya akan lebih kuat apabila masyarakat memiliki tingkat literasi yang memadai. “Regulasi dan inovasi produk tetap penting, tetapi manfaatnya akan lebih optimal ketika pengguna memahami cara kerja industri ini. Edukasi bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi, mulai dari cara mengelola risiko, menjaga keamanan aset, hingga mengambil keputusan investasi yang lebih sehat,” sebutnya. Fokus pada edukasi juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. Hasil survei oleh tim internal Tokocrypto menunjukkan sekitar 66% responden menganggap seseorang yang memahami keuangan pribadi lebih menarik. Angka tersebut mencerminkan pergeseran preferensi dalam menilai calon pasangan, tidak hanya dari aspek emosional, tetapi juga dari sisi rasionalitas dan stabilitas keuangan. Generasi Muda Sadar Kelola keuangan Di kalangan Generasi Z dan milenial, persentase tersebut lebih tinggi, masing-masing mencapai sekitar 76% dan 75 persen. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menyadari pentingnya kemampuan mengelola keuangan jangka panjang, termasuk memahami berbagai instrumen investasi seperti aset kripto. Pengetahuan tentang kripto kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari literasi digital. Aset digital berbasis blockchain tidak lagi dianggap eksklusif bagi pelaku industri teknologi, tetapi semakin masuk ke arus utama sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital. Meski demikian, Tokocrypto menekankan bahwa kepemilikan aset kripto saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami dan menjelaskan risiko serta potensi dari aset digital tersebut. Calvin menyebut salah satu miskonsepsi terbesar yang masih perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kripto merupakan jalan cepat untuk menjadi kaya.